RADAKNG: Rumah Sehat Jubata Etnik Dayak Kanayatn Kabupaten Landak

LEMBAGA PENERBITAN BALITBANGKES
1
Free sample

Radakng ialah sebutan untuk Rumah Panjang yang
didiami Etnik Dayak Kanayatn di Desa Saham Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak. Rumah Panjang disebut juga dengan Rumah Betang. Dinamakan Rumah Panjang karena bentuknya memanjang. Padahal, didalamnya terdiri dari petak-petak rumah yang saling bersatu.

Pembagian rumah ini sama, yaitu ada tangga untuk naik ke pantai’ (tempat menjemur). Dari pantai’ terus masuk ke sami’ (ruang pertemuan/ tamu). Baru selanjutnya masuk ke bagian rumah yang inti. Untuk bagian inti ini, pembagian kamar maupun ruangan lainnya tiap rumah berbeda-beda disesuaikan besar kecilnya rumah dan selera pemiliknya.

Radakng ini merupakan rumah yang kaya akan arti dan makna. Jadi, lebih hanya sekedar sebagai bangunan untuk tempat tinggal, tapi kehidupan sosial masyarakatnya masih memegang teguh adat istiadat, tradisi budaya dan kehidupan bersama (gotong royong). Tepatnya, nilai-nilai dari keJubata-an Radakng itu menyehatkan kehidupan para penghuninya.

Jadi, dapat dikatakan kalau Radakng ini dari struktur bangunan sangat unik dan kehidupan para penghuninya masih menjaga adat nenek moyang Etnik Dayak Kanayatn, seperti adat nyarapa, naik dango, nabo padagi, nabo panyugu , batalah, dan adat perkawinan.

Untuk itu, keberadaan Rumah Panjang sangat layak untuk dipertahankan dan menjadi percontohan bagi daerah lainnya tentang bagaimana mengharmoniskan antara nilai budaya dengan nilai kesehatan buat masyarakatnya. 
Read more
Collapse

About the author

Arda Dinata, lahir di Indramayu, 28 Oktober 1973. Untuk memenuhi rasa haus akan ilmu pengetahuan, ia ini terus mengasah kebiasaan hobi hariannya dengan kegiatan membaca dan menulis sampai sekarang. Kegiatan hobinya dalam tulis-menulis, ia tekuni sejak duduk di bangku SMA Negeri 3 Indramayu.

Berkat kebiasaannya dalam dunia tulis-menulis itu, telah mengantarkannya menjadi: Dosen di Akademi Kesehatan Lingkungan (AKL) Kutamaya Bandung (1996 s.d. 2004); Reporter Majalah Bina Diknakes Jakarta (1997 s.d. 2001); Kontributor Jurnal MQ dan Tabloid MQ Bandung (2001-2003); Redaksi Majalah INDAGO Bandung (2003 s.d. 2004); Pemimpin Redaksi Majalah Kesehatan INSIDE (2006 s.d. 2013); Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Peneliti di Loka Litbang Pemberantasan Penyakit Bersumber Binatang (P2B2), Balitbangkes Kementerian Kesehatan R.I. (2005 s.d. sekarang); Penulis Lepas, Pendiri dan Pengelola Majelis Inspirasi Al-Quran dan Realitas Alam (MIQRA), Indonesia.

Arda Dinata telah menulis beberapa buku, diantaranya:

·         Pernikahan Berkalung Pahala: Referensi Perkawinan Berkah & Pilar-Pilar Menggapai Rumah Tangga Menuju Surga Perkawinan;

·         Menghampiri Cinta Allah: 6 Langkah Membangkitkan Pola Pikir Sukses dan Solutif Hidup Anda;

·         Bahagia Menjadi Orang Biasa: 10 Langkah Membangkitkan Nikmat dan Perilaku Bahagia Hidup Anda;

·         Bermesraan dengan Kebaikan: Rahasia Membangun Kebaikan, Kesuksesan, Kebahagiaan, dan Perilaku Bijak Menuju Kehidupan Yang Lebih Baik;

·         Bersahabat dengan Nyamuk: Jurus Jitu Terhindar dari Penyakit Nyamuk;

·         Rahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk Demam Berdarah: Cara Cerdas Mengenal Aedes aegypti dan Kiat Sukses Pengendalian Vektor DBD;

·         Rumah Sehat Jubata: Radakng;

·         Randei, Petala Manusia Barus: Afirmasi Kesehatan Ibu dan Anak;

·         Teknik Penulisan Artikel Kesehatan: Kiat Menulis Artikel Kesehatan Yang Dimuat di Koran dan Majalah;

·         Strategi Sukses Produktif Menulis: Lautan Inspirasi Yang Memotivasi Anda Menjadi Penulis Kreatif, Produktif dan Sukses;

·         Menciptakan Mesin Uang dengan Menulis: Tips Menjadi Kaya dengan Menulis Artikel.


 

Read more
Collapse
5.0
1 total
Loading...

Additional Information

Publisher
LEMBAGA PENERBITAN BALITBANGKES
Read more
Collapse
Pages
321
Read more
Collapse
ISBN
9786021099353
Read more
Collapse
Read more
Collapse
Best For
Read more
Collapse
Language
Indonesian
Read more
Collapse
Genres
Architecture / Buildings / Public, Commercial & Industrial
Biography & Autobiography / Environmentalists & Naturalists
Education / Behavioral Management
Political Science / Public Policy / Environmental Policy
Social Science / Ethnic Studies / General
Technology & Engineering / Environmental / Waste Management
Read more
Collapse
Content Protection
This content is DRM protected.
Read more
Collapse

Reading information

Smartphones and Tablets

Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.

Laptops and Computers

You can read books purchased on Google Play using your computer's web browser.

eReaders and other devices

To read on e-ink devices like the Sony eReader or Barnes & Noble Nook, you'll need to download a file and transfer it to your device. Please follow the detailed Help center instructions to transfer the files to supported eReaders.
"Sosok ibu tidak dapat terlepas dari dekap kemesraan yang senantiasa merengkuh kasih sayang. Dia akan selalu datang dari berbagai penjuru problematika anaknya, bersiap dan tegap melaksanakan jabatan yang multifungsi tanpa tuntutan bayaran yang harus diperhitungkan melalui hitungan matematika. Bila pun harus membayarnnya, maka kita tidak akan mampu untuk membalas dan membayar pengorbanan sang ibu." Buat kami, ibu adalah yang terbaik. Ibu yang luar biasa yang telah mengajarkan kami arti kesabaran, kekuatan cinta, dan apa artinya memiliki sebuah cita-cita. Sepanjang waktumu adalah guru untuk kami. Guru sepanjang hayat. Ibu adalah wanita terbaik yang Tuhan berikan untuk kami sebagai malaikat pelindung penjaga hidup kami. Ibu bagaikan malaikat kami di kala sedih karena engkau selalu ada untuk menghibur.
Kesederhanaan, kerja keras, pantang menyerah yang dibalut dengan rasa cinta dan kasih sayang merupakan beberapa hal yang selalu ditekankan dan diajarkan ibu kepada kami sehingga itulah yang bisa mengantarkan kami berdiri tegar saat ini dalam menghadapi dunia. Terimakasih atas pengorbananmu yang telah engkau berikan pada kami anak-anakmu. Terimakasih atas pelajaran hidup yang telah engkau tanamkan sejak kami kecil sampai saat ini.
Seorang ibu pun akan mampu mengurus anak-anaknya, walau sepuluh anak sekalipun atau bahkan lebih. Sosok tangguh Sang Ibu takkan ada yang bisa menggantikan posisinya. Buku “ANTOLOGI IBU: CINTA YANG TAK BERBATAS” ini merupakan cerminan karakter dan perjuangan seorang ibu dalam menegakan pemenuhan hak-hak hidup anaknya. Isi buku ini juga penuh inspirasi, motivasi, dan contoh dalam membalut kasih sayang terhadap anak-anaknya dengan baik.
Buku ini didedikasikan kepada para ibu dalam mendidik dan mendoakan anak-anaknya. Dan anak-anak untuk senantiasa mengingat dan berbakti jasa-jasa ibu. Dengan mengikuti hikmah dari buku ini, yakinlah bahwa segalanya dapat terjadi dengan izin Allah dengan cara-Nya yang misteri.
Buku ini ditulis oleh para penulis yang tergabung dalam group WhatsApp Easy Writing dengan gaya penulisan yang khas penulisnya dan diramu dengan susunan kata-kata nan indah untuk bisa diresapi dari tokoh sosok seorang ibu. Semoga buku ini bisa memberikan inspirasi kepada kita semua untuk menghormati sosok ibu sebagai ibu rumah tangga, yang telah melahirkan, membimbing, mendidik dan mengajarkan kita tentang arti hidup ini.
Ibu: sumber inspirasi cinta dan kasih sayang yang tak terbatas. Aku sayang ibu!
Pemerintah Indonesia sudah dengan tanggap memberikan respon kebijakan terhadap perubahan iklim/skema REDD, baik di dalam rencana pembangunan berupa program pembangunan maupun pelaksananan kebijakannya: membuat aturan khusus, membentuk lembaga baru dan memberikan alokasi

Tapi respon cepat itu tidak dibarengi dengan pelaksanaan di lapangan. Kesenjangan antara apa yang direncanakan dengan apa yang akan dilaksanakan memang terlihat. Kesenjangan itu tidak hanya hadir ketika dibandingkan antara perencanaan dengan implementasi kebijakan, tetapi juga muncul di dalam masing-masing bentuk 3 kebijakan di atas, terutam dalam hal kebijakan alokasi anggaran. Masalah utamanya tetap klasik: lemahnya koordinasi antar sektor, manajemen dana yang tidak efesien, kompetisi antar instansi dan antar pemerintahan (pusat – daerah).anggaran.Respon hadir dalam tiga bentuk: pertama, Pemerintah Indonesia mengalokasikan sumber daya untuk menciptakan kebijakan yang sama sekali belum dikenal sebelumnya yang semata-mata ditujukan untuk mengatur hal baru sebagaimana tampak dalam pembuatan aturan dan kelembagaan terkait CDM atau REDD. Kedua, menyelaraskan kebijakan yang sudah ada dengan prioritas baru pengendalian perubahan iklim/REDD (misal, penanggulangan kebakaran hutan/lahan). Ketiga, pemerintah tidak mengatur tegas soal itu, yang bisa ditelusuri dari tidak adanya peraturan perundangan yang mengaturnya, namun kenyataannya tetap dilaksanakan, seperti dalam soal penerimaan hutang luar negeri.

Masalah klasik tersebut dapat menjadi penghalang besar tanggung jawab negara dalam memenuhi dan melindungi hak-hak masyarakat adat/lokal, yang menjadi penerima dampak terbesar baik dalam skema REDD. Halangan itu hadir dalam bentuk pengakuan masyarakat adat masih minim yang terkait dengan soal tenurial masyarakat adat, pemberian akses yang tidak disertai dengan perubahan kebijakan yang lebih berorientasi kepada masyarakat adat, termasuk dalam alokasi pemanfaatan hutan, serta pembagian keuntungan dalam skema REDD yang ditentukan oleh pihak lain dan merugikan.

Berbicara manajemen proyek, tentu kita tidak akan terlepas dari ilmu manajemen secara umum. Konsep manajemen dalam pandangan Stoner, Freeman, dan Gilbert,Jr. diartikan sebagai proses merencanakan, mengorganisasian, memimpin, dan mengendalikan pekerjaan anggota organisasi. 

Dalam bahasa yang lebih detail, Robbins memaparkan konsep manajemen itu dengan menyebutnya sebagai suatu proses perencanaan yang mencakup penetapan tujuan, penegakan strategi, dan pengembangan rencana untuk mengkoordinasikan kegiatan; proses pengorganisasian yang mencakup penetapan tugas-tugas yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakan, bagaimana tugas-tugas itu dikelompokkan, siapa melapor kepada siapa, dan dimana keputusan harus diambil; proses pemimpinan yang mencakup hal memotivasi bawahan, mengarahkan orang lain, menyeleksi saluran-saluran komunikasi yang paling efektif, dan memecahkan konflik-konflik; dan proses pengendalian yang mencakup pemantauan kegiatan-kegiatan untuk memastikan kegiatan itu dicapai sesuai dengan yang direncanakan dan mengoreksi setiap penyimpangan yang berarti. 

Secara demikian, manajemen dan manajemen proyek ini adalah dua sebutan yang sebenarnya mempunyai prinsip dan fungsi manajemen yang sama. Keduanya memberikan arahan agar bertindak sistematis dalam mencapai apa yang telah direncanakan dengan tepat, efektif dan efisien. Adapun yang memberi ciri khas atau membedakan keduanya adalah bahwa manajemen itu berlaku umum dan diterapkan pada bidang kegiatan apapun yang memerlukan aplikasi manajemen. Meskipun sebuah proyek pada hakikatnya merupakan proses produksi, namun manajemen produksi yang biasa diterapkan pada suatu pabrik pembuatan barang tertentu tidak bisa diterapkan langsung sebagai manajemen proyek. Hal ini  adalah karena manajemen proyek adalah manajemen yang penerapannya lebih banyak menggunakan pendekatan sarana dan prasarana. Itulah yang merupakan karakteristik khas proyek sesuai dengan ’sifat dan ciri khas proyek’.  
©2019 GoogleSite Terms of ServicePrivacyDevelopersArtistsAbout Google|Location: United StatesLanguage: English (United States)
By purchasing this item, you are transacting with Google Payments and agreeing to the Google Payments Terms of Service and Privacy Notice.