Melt Flow Indexer digunakan untuk menguji kemampuan aliran berbagai polimer termoplastik di bawah suhu tinggi. Beberapa di antaranya adalah polietilen, polipropilen, pom, resin ABS, polikarbonat, nilon fluor, dan polimer plastik lainnya. MFR dan MVR diperoleh dalam kondisi standar suhu dan beban yang diterapkan, yang ditetapkan untuk setiap jenis bahan. MFR dan MVR biasanya digunakan dalam kualitas laboratorium kontrol dan laboratorium pengendalian produksi. Prosedur dasar meramalkan waktu manual, memotong dan berat dari bahan diekstrusi, memberikan langsung nilai MFR. Prosedur semi-otomatis diperbolehkan oleh instrumen modern didasarkan pada pengukuran langsung perpindahan piston sehingga memberikan nilai MVR secara langsung.
Azhari, S.Pd., M.Si., lahir pada tanggal 22 Januari 1990 di Rantauprapat, Sumatera Utara. Penulis menyelesaikan pendidikan sarjana di Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Jambi pada tahun 2011 dengan judul skripsi “Pengembangan Media Mobile Learning Fisika Berbasis Adobe Flash CS4 di Kelas XII SMA pada pokok Bahasan Teori Atom”. Selanjutnya penulis melanjutkan studinya di program studi S2 ilmu fisika Universitas Sumatera Utara dan menyelesaikannya pada tahun 2014 dengan judul tesis “Simulasi Prediksi Curah Hujan Bulanan di Kota Medan Menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda”. Pada tahun 2012 sampai tahun 2018, penulis mengajar mata pelajaran fisika di SMP dan SMA Buddhis Jayanti Rantauprapat. Saat ini, penulis merupakan dosen tetap Program Studi Fisika sekaligus merupakan kepala laboratorium Uji Sifat Termal UPT Lab Penelitian Terpadu Universitas Sumatera Utara (2020-2022). Penulis aktif mengembangkan riset mengenai pengembangan material isolator berbahan serat tandan kosong kelapa sawit, serta bidang fisika komputasi dan eksperimen. Pada tahun 2019, penulis mendapatkan penghargaan Terbaik 1 Diklatsar Prajabatan CPNS Gol. III Angkatan IV di Kota Padang. Pada tahun 2021, menerbitkan 2 buah buku dengan judul Pengembangan Media E-learning Fisika dan Buku Ajar Fisika Dasar Bagian 1. Pada tahun 2022 sudah menyelesaikan buku dengan judul Karakterisasi Termal Material Menggunakan Differential Scanning Calorimetry dan Buku Ajar Fisika Dasar Bagian 2.
Arif Nuryawan, S.Hut., M.Si., Ph.D., lahir di Tegal, 16 April 1978. Sejak tahun 2003, penulis adalah dosen pada Fakultas Kehutanan, Universitas Sumatera Utara (USU). Penulis menyelesaikan pendidikan sarjana (2001) dan magister (2007) di Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor dan doktoral (2015) di Kyungpook National University, Korea Selatan. Saat ini, penulis adalah Kepala Bidang Penelitian, Pengembangan, Inovasi, dan Kerjasama Unit Pelaksana Teknis Laboratorium Penelitian Terpadu USU. Penulis aktif melakukan penelitian yang berpayung pada bidang Teknologi Hasil Hutan, seperti pengolahan hasil hutan, perekat dan perekatan, dan produk-produk komposit. Beberapa hasil penelitiannya telah dipublikasikan dalam bentuk buku, book chapter, artikel prosiding, maupun artikel jurnal yang bisa dilihat pada sinta.kemendikbud.go.id (ID 57362), scopus.com (ID 55813547000), orcid.org (0000-0002-4525-6937), maupun publons.com (AAR-7179-2020). Kontak lebih lanjut bisa dihubungi pada email arif5@usu.ac.id atau arif.nury@gmail.com.
Sally Irvina Ritonga, S.Si., lahir pada tanggal 14 September 1991 di Padang, Sumatera Barat. Penulis menyelesaikan pendidikan sarjana di Program Studi Fisika Universitas Sumatera Utara pada tahun 2014 dengan judul skripsi “Pengaruh Kuat Arus dan Waktu Pelapisan Nikel pada Baja Karbon Rendah ST 37 dengan Metode Elektroplating”. Sejak Agustus 2021, penulis melanjutkan studinya di program studi S2 Ilmu Fisika Universitas Sumatera Utara. Saat ini penulis merupakan laboran di Unit Pelaksana Teknis Laboratorium Penelitian Terpadu Universitas Sumatera Utara (UPT LPT USU) pada Laboratorium Uji Sifat Termal. Penulis aktif mengembangkan penelitian mengenai pengembangan pelapisan film tipis dan bioplastik. Pada tahun 2021, penulis menerbitkan 2 buah buku dengan judul Alat-alat Laboratorium Tingkat Universitas, Katagori I dan Alat-alat Laboratorium Tingkat Universitas, Katagori II”.