Buku ini memaparkan pengalaman empiris penulis secara apa adanya tentang pengalaman religi yang diperolehnya baik pengajian rutin, peringatan hari besar Islam, khotbah, ziarah, diskusi, dan pengalaman religi lainnya yang berusaha dirangkum dalam bentuk tulisan melalui akun Instagram mas.cash76 sebagai dokumentasi, syiar, dan pengalaman. Penulis berhasil merekam materi-materi religi pada saat mendengarkan tausyiah. Selanjutnya ditulis secara langsung sehingga memudahkan ingatan untuk mengembangkan ide menjadi tulisan. Ringkasan materi “Ngaji Kuping” ini merupakan paparan kegiatan pengajian rutin di Masjid Al Muttaqin Desa Sambiroto Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan. Kegiatan malam Senin ngaji kitab Nasihul Ibad diasuh Kiai Mufidz dan didampingi santri Ustadz Yusuf tentang nasihat-nasihat kehidupan yang dilengkapi dengan kisah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Kegiatan malam Sabtu ngaji fikih kitab Fatqul Qorib tentang syariat agama yang diasuh Kiai Hadi Wibowo, S.Pd.I. sosok Kiai muda multitalenta.
Uraian rangkuman “Ngaji Kuping” berdasarkan isi khotbah yang disampaikan Khotib pada hari Jumat, Idul Adha, dan Idul Fitri. Kemampuan penulis mendengarkan isi khotbah dan kemudian merangkumnya menjadi tulisan adalah sebuah rutinitas yang membutuhkan kecermatan dan ketelitian serta ketekunan. Di samping itu tujuan isi khotbah bisa didokumentasikan untuk mudah diingat dan bermanfaat untuk orang lain. Penulis juga menguraikan pengalaman insidental yang bernuansa religi. Pengalaman insidental yang menyentuh hati dituangkan dalam bentuk tulisan rubrik religi yang bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Pengalaman insidental seperti ziarah, sowan kiai, harlah, kisah inspiratif, tilik haji, tindak umroh, rencana pembangunan masjid dengan ringan sodakoh, berbagi amaliah, dan kultur masyarakat mampu disajikan secara menarik.
H. Casudi, S.Pd., M.Pd.I., dilahirkan di Pekalongan tanggal 11 Agustus 1976 dari pasangan Bapak Makruf dan Ibu Dausri. Pria yang biasa dipanggil Pak Cash merupakan anak sulung dari tiga bersaudara. Beliau mengenyam pendidikan di SD Negeri 1 Sambiroto tahun 1983 s.d. 1989 dan SMP Negeri 1 Kajen 1989 s.d. 1991. Setelah lulus SMP tidak langsung melanjutkan ke jenjang berikutnya karena faktor ekonomi yang tidak mendukung harus bekerja di Jakarta bersama kedua orangtuanya. Selama satu tahun Casudi kecil bekerja menjadi penjaja koran dan ikut membantu orangtua menjajakan Gado-gado di Kota Jakarta. Belas kasih orangtua yang melihat tidak ada perubahan kehidupan meski bekerja seharian dan keterbatasan anak yang berkacamata minus 5 maka pada tahun 1992 untuk melanjutkan jenjang SMA. Pada tahun 1993 s.d. 1996 menuntaskan pendidikan di SMA N Kajen. Lulus SMA tahun 1996 diterima PMDK di IKIP Semarang jurusan Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah (PBSID) dan menyelesaikan studi S-1 tahun 2001 serta menjadi lulusan Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang perdana. Berbekal guru madrasah dituntut penguasaan ilmu agama maka menempuh studi magister pada tahun 2011 s.d. 2013 di Universitas Wahid Hasyim Semarang jurusan Pendidikan Agama Islam.
Penulis menikah dengan Cholis Sibah putri dari pasangan H. Fachrozi dan Hj. Chikmatul Khasanah tanggal 23 Februari 2003. Pernikahan dengan Cholis Sibah yang berprofesi sebagai guru SMA N Kajen dikaruniai 3 orang putra, yaitu Ahmad Irsal Pratama Novarizqi (5 November 2003) saat ini menempuh studi S-1 PJKR UNNES dan Ponpes Al Asror Semarang, Raisa Ilham Putra (17 Januari 2008) saat ini kelas 9 MTs dan Ponpes Gondang, serta Alm. Ibrahim tanggal 17 Juli 2013. Alhamdulillah penulis bersama istri diberi kesempatan menunaikan ibadah haji sebagai karunia yang terindah pada tahun 2018. Saat ini bersama keluarganya tinggal di Desa Sambiroto, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.
Kiprahnya di dunia pendidikan, penulis mengawali pengabdian menjadi guru di SMA Negeri Bojong tahun 2001, SMA Negeri Wiradesa dan MA YMI Wonopringgo tahun 2001-2004. Pada tahun 2004 lulus seleksi CPNS di Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan dan resmi menjadi PNS sebagai guru Bahasa Indonesia mulai 1 Januari 2005 ditempatkan di MAN 1 Pekalongan sampai sekarang. Selain guru Bahasa Indonesia mendapatkan tugas tambahan menjadi bagian pengajaran selama 2 tahun pelajaran 2010/2011 s.d. 2011/2012 dan wakil kepala madrasah bidang kurikulum selama 9 tahun (tahun pelajaran 2012/2013 s.d. 2020/2021) mendampingi Drs. Asrori selama 6 tahun serta K.H. Bukhori, S.Ag. selama 3 tahun. Penulis yang mengusung slogan “Kerja dengan Hati” pernah menjadi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala MAN Pekalongan tanggal 1 Juni-28 Agustus 2021.
Di bidang kompetisi guru madrasah menjadi juara 2 Lomba Inovasi Pembelajaran Kabupaten Pekalongan 2016 dan juara 1 Lomba Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kabupaten Pekalongan 2017. Pada tahun 2017 menjadi utusan Kabupaten Pekalongan untuk mengikuti Lomba Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) tingkat Jawa Tengah dan baru diberi kesempatan meraih Juara Harapan 2 GTK Prov. Jateng 2017 serta Tim GTK Kab. Pekalongan Juara Umum GTK Jateng 2017.
Saat ini di tengah kesibukan mengajar, penulis mendapatkan amanah menjadi redaktur bahasa pemberitaan madrasah sejak 2021 s.d. sekarang. Di samping itu, penulis mengoptimalkan waktu mencoba menulis pengalaman di akun Instagram mas.cash79. Akun Instagram ini menjadi media untuk mengembangkan gagasan, merangsang kepekaan dan menumbuhkan kompetensi guru Bahasa Indonesia serta mengikuti perkembangan. Di bidang pengabdian masyarakat, penulis aktif menjadi ketua takmir Masjid Al Muttaqin Desa Sambiroto sejak 2010 s.d. sekarang dan Insya Allah pada tahun 2022 ini sedang berlangsung penggalangan dana pembangunan masjid. Mulai 25 September 2022 mengabdikan diri menjadi Ketua Tanfidziyah Ranting Sambiroto periode 2022-2027. Semoga amanah.