Teknik Sablon: Tahapan Dalam Menyablon

CreateSpace Independent Publishing Platform
Free sample

Bila mempunyai hobi design, sangat mutlak yakni inspirasi serta rencana design, lantas menguasai tools untuk bikin artwork. dapat diawali dari sketsa, Ini sangat penting sebelum anda memulai proses pencetakan, sehingga saat anda sedang mencetak nanti tidak akan terganggu dengan kegiatan lainnya, misalnya tiba - tiba tinta yang anda gunakan habis, atau anda lupa untuk menyediakan tempat untuk pengeringan media yang baru dicetak, dan lain sebagainya. Sablon digital ini memiliki peluang yang bagus pada saat ini dan di masa depan. Apalagi ditunjang dengan modal untuk memulainya yang relative terjangkau, tidak butuh listrik terlalu besar sehingga bisa dilakukan dari rumah.

Salam, 

Dayat Suryana

WhatsApp +62 881 822 9913

http://dayatsuryana.my.id

Read more
Collapse

About the author

<p><b>Dayat Suryana</b></p><p>Lahir di Jakarta, dibesarkan di Bandung Jawa Barat</p>
Read more
Collapse
Loading...

Additional Information

Publisher
CreateSpace Independent Publishing Platform
Read more
Collapse
Published on
Aug 27, 2013
Read more
Collapse
Pages
160
Read more
Collapse
ISBN
9781492268581
Read more
Collapse
Read more
Collapse
Best For
Read more
Collapse
Language
Indonesian
Read more
Collapse
Genres
Business & Economics / Distribution
Business & Economics / Skills
Business & Economics / Training
Read more
Collapse
Content Protection
This content is DRM protected.
Read more
Collapse

Reading information

Smartphones and Tablets

Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.

Laptops and Computers

You can read books purchased on Google Play using your computer's web browser.

eReaders and other devices

To read on e-ink devices like the Sony eReader or Barnes & Noble Nook, you'll need to download a file and transfer it to your device. Please follow the detailed Help center instructions to transfer the files to supported eReaders.
Buku ini mencoba membahas beberapa aspek penting dan mendesak yang berkaitan dengan persoalan di dunia Islam. Tujuan ekonomi Islam adalah keadilan dan perhatian kepada ekonomi umat, khususnya dhuafa atau rakyat bawah. Oleh sebab itu buku ini ditulis dalam kerangka atau keberpihakan yang jelas. Setelah pengantar pendek pada bab I, buku langsung membahas masalah pengangguran dan lapangan pekerjaan yang kurang berkualitas atau setengah pengangguran yang sangat besar jumlahnya. Selanjutnya masalah pertumbuhan ekonomi dan kekurangan kewirausahaan di dunia Islam. Dengan tujuan untuk mensejahterkan ekonomi umat atau rakyat yang ujungnya adalah menyediakan lapangan kerja yang lebih baik. Masalah sumber permodalan yang penting dan menjadi isu utama ekonomi Islam adalah suku bunga dan perbankan sebagai lembaga permodalan. Penulis berkesimpulan bahwa bagi hasil bukan tugas perbankan Islam karena sulit dilaksanakan. Di Indonesia, tana-tanah yang sangat luas diserahkan kepada beberapa korporat sehingga ketidak adilan ekonomi langsung terjadi. Konsentrasi pengolahan tanah khususnya untuk perkebunan membuat berkurangnya lapangan pekerjaan. Islam yang juga sejalan dengan UUD 45 lebih memihak disribusi tanah langsung kepada rakyat, misalnya diberikan kepada para sarjana pertanian, perkebunan, kehutanan yang berkaitan dengan pengelolaan atau pemanfaatan tanah. Perbankan Islam sekalipun bukan lembaga yang tepat membiayai usaha-usaha start up dari para sarjana ini. Lebih tepat bagi hasil dilakukan antara Negara, dalam hal ini diwakili pemerintah, sebagai pemilik tanah dan para sarjana tersebut sebagai pengelolanya. Di samping tanah, mereka masih harus dipinjami alat-alat pengolah seperti alat berat dan traktor modern.
Kota Bandung memiliki banyak ikon. Di antaranya adalah Brownies Kukus Amanda, yang sudah sangat identik dengan Bandung. Bagi banyak pelancong yang sedang mengunjungi Bandung, brownies Amanda mungkin menjadi semacam oleh-oleh wajib, selain penganan ringan yang sudah sangat terkenal sebelumnya, seperti pisang molen atau batagor. Masyarakat Bandung pun banyak yang menjadi pengecer brownies ini di pinggir-pinggir jalan. Kesuksesan brownies kukus Amanda ini mengagumkan. Dalam satu hari, lebih dari 1.000 loyang kue habis diserbu pembeli. Siapa sangka, kue ini dulunya hanya merupakan hasil kreasi seorang ibu rumah tangga yang memodifikasi resep kue bolu kukus. Kue ini pun hanya ditawarkan di lingkungan ibu-ibu dharma wanita dan para tetangga. Namun, sejak pertama dikomersialkan, pembeli brownies Amanda harus rela antre dan sempat menjadi fenomena dalam hal antrean makanan di Bandung. Buku ini bercerita tentang kisah kesuksesan sebuah usaha rumahan yang kini menjadi salah satu usaha bidang makanan tersukses di Indonesia. Patut dicermati bagi mereka yang ingin mencari inspirasi memulai usaha dari nol dan mencicipi kelezatan bisnis makanan seperti yang sudah dilakukan oleh Amanda. "Dari nol sampai menjadi produsen brownies ikon Bandung. Patut disimak kisah suksesnya.? ?Bob Sadino, pengusaha sukses ?Subhanallah! Buku yang inspiratif dan motivatif tentang bagaimana membangun usaha kue dari nol hingga sukses!" ?Amry Gunawan, pengusaha, pemilik toko jilbab Rabbani ?Amanda membuktikan premis bahwa produk sederhana pun bisa sangat sukses di pasaran. Tak sekadar menginspirasi dan memotivasi, buku ini juga memberikan teladan tentang bagaimana menjadi entrepreneur tulen yang sukses.? ?Edy Zaqeus, penulis buku laris Bob Sadino: Mereka Bilang Saya Gila!, trainer, writer coach, pendiri & editor AndaLuarbiasa.com [Mizan, Kaifa, Inspirasi, Motifasi, Indonesia]
©2020 GoogleSite Terms of ServicePrivacyDevelopersArtistsAbout Google|Location: United StatesLanguage: English (United States)
By purchasing this item, you are transacting with Google Payments and agreeing to the Google Payments Terms of Service and Privacy Notice.