*************************************************************************
Buku ini perlu dibaca bagi mereka yang ingin mengenal kajian media dan ideologi dari perspektif konstruktivis kritis Isinya tidak hanya mengupas asumsi-asumsi teoretis, tetapi juga implikasi metodologinya khususnya untuk penelitian diskursus media.
Prof. Sasa Djuarsa Sendjaja, Ph.D.
(Guru Besar Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Indonesia)
Ideologi adalah sebuah keyakinan, dia bukan sekedar makna dalam kehidupan akan tetapi kehidupan itu sendiri. Memahami ideologi adalah memahami kehidupan kita. Memahami ideologi media adalah memahami keseluruhan media hari ini, kemarin, dan yang akan datang. Ideologi media adalah roh dari media yang merupakan pijakan ketika sebuah media berproses, dan merupakan kepentingan yang mengarahkan bagaimana media itu hidup. Di dalam ranah kajian media, memahami ideologi menjadi hal penting dan mendasar. Buku ini merupakan bacaan untuk mencoba mencerna ideologi media baik secara teoretis maupun praktis. Selamat membaca dan memahami ideologi media.
Dr. Eni Maryani, M.Si.
(Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran, Bandung)
Buku ini memberikan keterhubungan dalam rimba teori di era postmodernisme yang kadang seperti tanpa arah. Mengkaji media tidak bisa sekedar antusiasme intelektual, tapi lebih dari itu perlu pemetaan yang taat asas epistemologis dan metodologis. Buku ini memberikan pemenuhan atas kebutuhan tersebut.
Dr. Ahmad Mulyana, M.Si.
(Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi S1, Universitas Mercu Buana, Jakarta)
Penulis dilahirkan di Kepala
Hilalang pada tanggal 24 September 1974. Penulis
merupakan Doktor (Dr) di bidang Pengelolaan
Sumber Daya Alam dan Lingkungan, dan lulusan
PSL IPB Bogor tahun 2009. Sejak tahun 2008,
penulis aktif sebagai penulis buku-buku yang
berbasis sumber daya alam dan lingkungan. Buku yang telah
dipublikasikan, antara lain:
1. Metode dan Teknik Penelitian Geografi Tanah: Aplikasi
Instrumen dan Acuan Penelitian Geografi Fisik tahun 2008
2. Geografi Tanah: Suatu Tinjauan Teoretis, Metodologis, dan
Aplikasi Proposal Penelitian tahun 2009
3. Geografi Lingkungan: Perubahan Lingkungan Global tahun
2010
4. Mitigasi Bencana Hidrometeorologi (2012)
Saat ini penulis adalah sebagai Ketua Program Magister
Pendidikan Geografi (M.Pd.G) FIS UNP periode 2012-2017.
Penulis juga aktif sebagai dosen tetap Jurusan Geografi Universitas
Negeri Padang dan Program Magister dan Doktor Pascasarjana
(PPS) Universitas Negeri Padang. Selain itu, penulis juga aktif
sebagai Dosen Luar Biasa pada Program Magister Manajemen
dan Risiko Bencana Universitas Bung Hatta. Penulis juga aktif
melakukan penelitian-penelitian berbasis pengelolaan sumber
daya alam dan lingkungan dan sebagian besar hasil-hasil penelitian
tersebut telah dipublikasikan pada jurnal-jurnal nasional dan
internasional. Di antara artikel yang berjudul Dinamika Cadangan
Karbon akibat Perubahan Tutupan Lahan Menjadi Lahan
Permukiman di Kota Padang, Arahan Kebijakan Pengembangan
Permukiman pada Kawasan Rawan Longsor di Kota Padang, Impacts
of Land Cover Change on Climate Trendin Padang Indonesia, dan tulisantulisan
kebencanaan lainnya yang dipublikasikan melalui media
cetak dan online nasional. Mata kuliah yang diampu oleh penulis
antara lain Study and Research Vulcanology and Geology Movement,
Applied Hydrometeorology, Mitigasi Bencana Hidrometeorologi,
Sistem Informasi Geografi, dan Geospasial pada Program
Magister, dan Kerentanan Sumber Daya Alam pada Program
Doktor, serta Geografi Kebencanaan, Geografi Lingkungan, Tata
Guna Tanah, dan Geografi Pertanian di Program S1. Diharapkan
dengan diterbitkannya buku yang berjudul Geografi Bencana Alam
ini dapat digunakan sebagai panduan bagi mahasiswa Geografi,
Ilmu Lingkungan, dan jurusan lainnya, serta masyarakat umum
untuk menjadi salah satu referensi bahan kuliah dan bahan untuk
memperkaya logika tentang pentingnya mitigasi bencana bagi
kelangsungan kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya, baik
di masa sekarang maupun pada masa yang akan datang. Penulis
memiliki satu orang istri (Dewi Yulia Putri) dan tiga putra-putri
(Qaisar Habibie Syaied Tsyabieq, Sultan Firaz Habibie Ahmad, dan
Puan Aqeela Adayre Zincheeta).