Petualangan Anak Band di Kerajaan Singosari

· Penerbit NEM
Ebook
181
Pages

About this ebook

Dari pelataran Candi Borobudur, mendadak lima personil The Sidji Band terjebak lorong waktu. Dari Abad XX Masehi meloncat mundur ke Abad XIII Masehi. Agung, Dhani, Elizabeth, Irwan, dan Joyo masuk ke dalam kehidupan masyarakat Jawa Kuno. Lima pelajar SMP Negeri 1 Perintis Pekalongan itu tiba-tiba berada dalam gejolak politik menjelang runtuhnya Kerajaan Singosari.

Empu Raganata, salah seorang pejabat senior Kerajaan Singosari yang dilengser jabatannya menculik lima anak band. Kelimanya diminta memberi penjelasan kepada Prabu Kertanegara, bahwa Ekspedisi Pamalayu justru sangat membahayakan keamanan Istana Raja. Bahkan keselamatan Baginda Raja Kertanegara sendiri terancam.

Berdasar buku sejarah, lima remaja itu diminta menjelaskan ancaman yang muncul dari dalam. Bisakah Agung, Dhani, Elizabeth, Irwan, dan Joyo memengaruhi pemikiran sang Raja? Bagaimana pula lima anak band itu menjalani kehidupan di Padepokan Empu Raganata di lereng Gunung Kawi? Apa yang mereka lakukan ketika Jayakatwang -sang Raja Kediri menyerang Istana Singosari? Bagaimana lima remaja itu mengikuti perjuangan Raden Wijaya dan para pengikutnya menghadapi kejaran pasukan Kediri? Bisakah lima anak band itu pulang ke asal-muasalnya?

Ikuti serunya kisah Petualangan Anak Band di Kerajaan Singosari!

Discover more

About the author

Kisah “Petualangan Anak Band di Kerajaan Singosari” ini merupakan rangkaian tak terpisahkan dari Sepuluh Novel Anak Band, yang bisa dibaca secara acak maupun berurutan. Novel ini sendiri merupakan modifikasi dari diktat, catatan kuliah, makalah, terbitan kampus, kliping, bahan diskusi ataupun sekedar obrolan ringan mahasiswa Jurusan Sejarah Fakultas Sastra Undip Angkatan 1985.

Penulis sendiri merupakan sosok yang lahir di Kampung Noyontaan Gang 15-A/15 Kecamatan Pekalongan Timur, Kotamadya Pekalongan, tanggal 27 Juli 1965, dengan nama asli Mohammad Edy Yuliantono. Lantaran ulah usil para seniornya, dalam OPSPEK UNDIP 1985/1986, dia dibaptis dengan nama Edy v@n Keling, sebagai penegasan atas warna kulitnya yang tergolong kelam.

Edy v@n Keling menempuh pendidikan formal di SD Muhammadiyah 2 Noyontaan Kotamadya Pekalongan, dilanjutkan di SMP Negeri 1 Perintis Pekalongan, serta SMA Pemda Kodya Pekalongan. Tahun 1985 resmi menjadi mahasiswa Jurusan Sejarah Indonesia - Fakultas Sastra Universitas Diponegoro Semarang, dan disambung dengan pendidikan S-2 di Universitas STIKUBANK, Semarang.

Lulus S-1 sempat magang di majalah anak-anak dan perusahaan swasta, lalu dilanjutkan dengan menjadi Pegawai Negeri Sipil, dengan menjadi Penyuluh Keluarga Berencana di Kantor BKKBN Kabupaten Pekalongan, kemudian pindah ke Bagian Humas Setda Kabupaten Pekalongan, lalu mutasi ke Kecamatan Bojong dan Kecamatan Paninggaran, lalu bergeser ke BAPPEDA LITBANG. Saat menulis dan mendesign ulang novel ini, Edy v@n Keling bekerja di DINAS KOMUNIKASI & INFORMATIKA Kabupaten Pekalongan.

Sepuluh Novel Anak Band ini terdiri dari; Cinta Anak Band di Puncak Gunung; Gejolak Anak Band di Tepi Panggung; Gerhana Anak Band di Tengah Kampus; Petualangan Anak Band di Kerajaan Singosari; Asmaradhana Anak Band di dalam Tembang; Permata Anak Band di Lembah Hitam; Pelangi Anak Band di Langit Biru; Kembang Anak Band di Pinggir Jurang; Nyanyian Anak Band di Musim Kemarau, dan; Symphony Anak Band di Luar 0rchestra.

Selain itu, telah diterbitkan pula tiga novel bergenre sejarah, yaitu; Ki Ageng Cempaluk Ksatria Kinasih Pajang Mataram; Sulasih – Sulanjana Mantera Kekasih Perang Batavia (1628-1629), dan: Tewasnya J.P. Coen (1629). Selain itu pria berkacamata minus ini menulis pula buku Biografi Farid Achwan; Babad Kabupaten Pekalongan (Tim); Upacara Pesta Giling Tebu; Upacara Sedekah Laut, dan; Petungkriyono Negeri di Awan, serta Sejarah Desa Watupayung Kecamatan Kesesi (2021).

Suami dari Retno Ambarsari, Amd.Keb., S.K.M., M.Kes., yang juga Ayah dari Aji Muhammad Suryo Prakoso, Yudha Panji Nugroho dan Gusti Ksatria Pamungkas ini sekarang tinggal di Perumahan Graha Tirto Asri, Jl. Anggrek 3 No. 9 RT 06 – RW 04, Desa Tanjung, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan.

Selain menulis, aktivis Masyarakat Sejarawan Indonesia ini tengah giat bersyiar umrah & haji plus bersama PT Arminareka Perdana dan PT Arminadaily serta teguh mewujudkan impiannya untuk menjadi Miliarder Muslim yang amanah.

Rate this ebook

Tell us what you think.

Reading information

Smartphones and tablets
Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.
Laptops and computers
You can listen to audiobooks purchased on Google Play using your computer's web browser.
eReaders and other devices
To read on e-ink devices like Kobo eReaders, you'll need to download a file and transfer it to your device. Follow the detailed Help Center instructions to transfer the files to supported eReaders.