The Lean Startup (Indonesian Edition)

Bentang Pustaka
2.195
Gratis uddrag

Lean Startup bukanlah metode yang menjadikan sistem Anda lebih hemat biaya, melainkan lebih efisien sekaligus (tetap) bermanfaat.

Setiap tahunnya, startup-startup baru bermunculan. Produk yang bagus, promosi besar-besaran disertai berbagai ulasan di media massa, serta janji-janji manis bahwa konsumen akan mendapatkan manfaat besar jika menjadi penggunanya. Namun, tak lama berselang, beberapa di antara startup yang digadang-gadang itu tak lagi terdengar kabarnya. 

Seperti yang selalu kita dengar, seorang entrepreneur pasti sukses selama memiliki tekad kuat, panjang akal, waktu yang tepat, dan-terutama-produk yang hebat. Kenyataannya, awal yang menjanjikan tak jarang berujung pada kegagalan. Sebagian besar produk baru tidak sukses di pasaran, bahkan pahitnya, tak digunakan oleh siapa pun. Pertanyaan besar pun muncul, strategi manakah yang tidak tepat? 

Lewat riset ilmiah serta pengalamannya dalam mendirikan dan membesarkan berbagai startup selama bertahun-tahun, Eric Ries mencetuskan metode baru, Lean Startup. Sebuah sistem luar biasa yang membuat para enterpreneur segera mendapatkan jawaban atas pertanyaan: bagaimana kita bisa lebih cepat mengetahui apa saja yang berfungsi dan mana yang harus segera disingkirkan?

-------------------------------------------------------------------

The Lean Startup merupakan panduan rinci yang berfungsi untuk menghindarkan sebuah sistem dari hambatan-hambatan yang mampu memicu kegagalan."
-Noam Wasserman, profesor Harvard Business School

"Eric memaparkan proses terukur dalam menciptakan produk dan bisnis baru yang tidak bergantung pada keberuntungan. Perusahaan saya sudah membuktikannya!"
-Scott Cook, founder dan Ketua Komite Eksekutif Intuit

[Mizan, Bentang Pustaka, Bisnis, Ekonomi, Terjemahan, IT, Startup, Internet, Indonesia]

Spesial Seri Bentang Bisnis & Startup

Læs mere

Om forfatteren

ERIC RIES adalah wirausahawan dan penulis blog populer Startup Lessons Learned. Dia ikut mendirikan IMVU—startup-nya yang ketiga—dan mengabdi sebagai CTO di perusahaan tersebut. Dia sering menjadi pembicara dalam acara-acara bisnis; pernah berperan sebagai penasihat strategi bisnis dan produk untuk sejumlah startup, perusahaan besar, serta firma venture capital; juga merupakan dosen tamu di Harvard Business School. Metodologi Lean Startup yang dia gagas telah ditulis di New York Times, Wall Street Journal, Harvard Business Review, Huffington Post, dan banyak blog. Dia tinggal di San Francisco.

Læs mere
4,1
2.195 i alt
Indlæser...

Yderligere oplysninger

Udgiver
Bentang Pustaka
Læs mere
Udgivet
1. apr. 2016
Læs mere
Sider
316
Læs mere
ISBN
9786022911340
Læs mere
Language
indonesisk
Læs mere
Genrer
Erhverv og økonomi/Erhvervsøkonomi/Generel
Erhverv og økonomi/Erhvervsøkonomi/Risikovillig kapital
Erhverv & Økonomi / E-Commerce / General
Læs mere
Indholdsbeskyttelse
Dette indhold er DRM-beskyttet.
Læs mere
Oplæsning
Findes på Android-enheder
Læs mere

Oplysninger om læsning

Smartphones og tablets

Installer appen Google Play Bøger til Android og iPad/iPhone. Den synkroniserer automatisk med din konto og giver dig mulighed for at læse online eller offline, uanset hvor du er.

Bærbare og stationære computere

Du kan læse bøger, der er købt på Google Play, ved at bruge webbrowseren på din computer.

e-læsere og andre enheder

Hvis du vil læse på e-ink-enheder som Sony eReader eller Barnes & Noble Nook, skal du downloade en fil og overføre den til din enhed. Følg den detaljerede vejledning i Hjælp om overførsel af filerne til understøttede e-læsere.
Era digital yang dicapai saat ini tentu tidak dibangun secara instan. Proses pertumbuhannya dibangun secara perlahan-lahan, berdasarkan ide-ide yang diwariskan dari generasi terdahulu ke generasi selanjutnya. Para inovator terbaik ialah mereka yang memahami alur perubahan teknologi dan meneruskan tongkat perjuangan inovator terdahulu.

Ketika merancang komputer digital di Harvard pada 1937, Howard Aiken terilhami oleh fragmen Mesin Selisih buatan Charles Babbage serta "Catatan" Ada Lovelace yang ditulis hampir seabad sebelumnya. Penciptaan personal computer pun terus-menerus disempurnakan, mulai dari era Vannevar Bush-pembuat komputer analog elektromagnetis pertama di dunia pada 1931-hingga inovasi brilian Steve Jobs lewat produk Applenya saat ini.

Setelah luar biasa sukses dengan karya terdahulunya, Einstein dan Steve Jobs, Walter Isaacson kembali melakukan gebrakan dalam penulisan biografi. Lewat teknik risetnya yang tak tertandingi, dalam The Innovators, Isaacson berhasil mencatat peran semua pihak yang terlibat dalam sejarah teknologi digital di dunia, bahkan sosok-sosok yang selama ini sekadar menjadi catatan kaki sejarah belaka.

The Innovators merupakan paket lengkap pengetahuan: sejarah revolusi teknologi dan kebangkitan era digital, profil para inovator paling imajinatif yang berusaha mewujudkan ide-ide nyeleneh, cara membangun kerajaan bisnis yang tersistem dengan rapi, pembentukan pola kerja yang sesuai kultur perusahaan, hingga upaya-upaya kreatif untuk memetik ide inovasi yang mampu mengubah dunia.

[Mizan, Bentang Pustaka, Tokoh, Inspirasi, Dunia, Digital, Indonesia]

SINOPSIS


Pernahkah Anda memiliki pertanyaan seperti ini?

T: Saya ingin kaya raya tapi modal cuma sedikit. Bagaimana solusinya? 

J: Gampang. Buka saja toko online.


T: Tapi saya tidak punya skill untuk membuat toko online. Bagaimana solusinya?

J: Nggak perlu skill apa pun. Modalnya cuma chatting saja.


T: Pakai apa?

J: Pakai Facebook Messenger, LINE, atau Telegram.


T: Tapi saya nggak punya waktu untuk meladeni setiap pertanyaan dan percakapan. Bagaimana solusinya?

J: Gampang saja. Pakai chatbot. Nanti semua percakapan dan pertanyaan dari chatting akan dijawab secara otomatis tanpa perlu keterlibatan Anda.


Chatbot adalah salah satu hasil inovasi dari kecerdasan buatan (artificial intelligence). Chatbot adalah teknologi tinggi namun bisa digunakan oleh anak muda, ibu-ibu rumah tangga, atau pengusaha kecil menengah yang ingin sukses membuka toko online namun tidak mau repot menjawab setiap chatting-an yang masuk.

Dengan menggunakan chatbot, transaksi jual beli bisa dilakukan menggunakan layanan pesan singkat seperti Facebook Messenger, LINE, maupun Telegram. 

Jadi Anda tinggal posting foto, informasi, dan harga produk saja. Selanjutnya, chatbot akan menjawab dan mengolah setiap transaksi jual beli sampai tuntas selama 24 jam sehari 7 hari seminggu.

Sementara itu Anda bisa berlibur, mengerjakan tugas yang lain, kuliah, dan lain sebagainya. Tugas Anda hanya satu: cek rekening bank secara rutin. Jika ada order, maka Anda tinggal mengirim barang ke konsumen. 

Bagaimana keajaiban teknologi ini bisa Anda gunakan? 

Baca buku ini dan ikuti langkah-langkah yang dibahas dari bab satu hingga selesai. Dijamin, Anda cuma akan ongkang-ongkang kaki saja selama membuka toko online. 


DAFTAR ISI

Bab 1. Sukses Bisnis Toko Online

Bab 2. Mau Buka Toko Online Dimana?

Bab 3. Berjualan hanya dengan Modal Chatting

Bab 4. Mengenal Chatbot

Bab 5. Yuk, Pasang Botika di Toko Online

Bab 6. Integrasi Botika dengan Facebook Messenger, LINE, dan Telegram

Bab 7. Mengatur Rules

Bab 8. Begini Cara Kerja Botika …

Bab 9. Rule: Chat Commerce

Bab 10. Memonitor Transaksi

Bab 11. Chat Console

Bab 12. Grant Access


©2018 GoogleServicevilkår for websitetPrivatlivUdviklereKunstnereOm Google|Placering: USASprog: Dansk
Når du køber denne vare, betaler du via Google Payments, og du accepterer servicevilkårene og erklæringen om privatliv for Google Payments.