Firima Zona Tanjung, S.S., M.Pd., lahir 33 tahun lalu di Tanjung Selor, Kalimantan Utara. Usai berkecimpung di dunia pertelevisian, ia memutuskan berkarir sebagai dosen pada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. Kecintaannya pada dunia pendidikan juga ditopang oleh kesukaannya pada kegiatan membaca dan menulis, termasuk menulis artikel ilmiah, fiksi, dan non-fiksi. Sejumlah artikel ilmiahnya, baik ditulis secara individu maupun tim, telah dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi dan prosiding internasional bereputasi yang dapat ditelusuri pada Google Cendekia. Disamping menulis artikel ilmiah, ia rutin menulis artikel opini atau artikel populer untuk media cetak dan media daring seperti Palu Ekspres, joeraganartikel.com, dan makmoodpublishing.com. Karya-karya fiksinya berbentuk antologi dan solo, versi cetak 114 maupun online, juga telah diterbitkan. Adapun beberapa karya fiksinya antara lain: Aksara Penyair (2020), Hujan dan Api di Punggung Pertiwi (2020), Siber: Antara Cinta, Rahasia, dan Luka (2020), antologi cerpen Pijar Napas September (2020), Filosofi Cinta Semesta (e-book) (2020), Sahabat Berkisah (ebook) (2020), antologi cerpen Keluar dari Zona Nyaman (2020), Sehimpun Sajak Narasi Bait Waktu (2021), Senandika Cinta, Rindu, dan Hujan (Antologi Puisi Akrostik) (2021), Maafkan, Kata-Kata (2021). Karyakarya non-fiksinya antara lain: Berkat Pandemi: Esaiesai tentang Imbas Virus Corona pada Dimensi Pendidikan (2020), Dari Panca Laku hingga Webinar: Kompilasi Opini tentang Bijak dan Cerdas Berliterasi (2021), Bunga Rampai Membaca Corona Membaca Realita (2021)
Inung Setyami, S.S.,M.A lahir di Kulon Progo Yogyakarta. Tinggal di Tarakan Kalimantan Utara, sebagai dosen di Universitas Borneo Tarakan. Kini sedang menyelesaikan studi S3-nya di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Menyukai jalan-jalan menikmati keindahan alam dan menulis. Menulis cerpen di beberapa media massa. Menjuarai beberapa lomba menulis cerpen dan menulis esai baik lokal maupun nasional. Beberapa karyanya, yaitu Kumpulan Cerpen Bayang-Bayang (Garudhawaca, 2012), Kumpulan Cerpen Kolak (Garudhawaca, 2013), Mereka Menggugat (Visimedia, 2014), Melacak Repertoire Ronggeng Dukuh Paruk (Gadjah Mada University Press, 2015), Bunga Rampai Sastra Lisan Tidung Kalimantan Utara (Pustaka Abadi, 2018), Kritik Sastra (Pustaka Abadi, 2018), Melankolia Bunga Bunga (Kumpulan Cerpen, Kobuku, 2020), Kisah Si Rawit (Novel Anak, Inspo.creative, 2021), Distikon Rasa (Antologi Puisi, Nanopedia, 2021). Beberapa tulisannya tergabung dalam antologi bersama, diantaranya antologi bersama tahun 2021, yaitu Wabah (kumpuan cerpen bersama, UGM, 2021), Rendezvous Di Layar Maya (kumpulan puisi bersama, Sip Publishing, 2021), Perempuan yang 116 Menggerimiskan Rindu di Dadanya (Kumpulan cerpen bersama, Nanopedia, 2021), Membaca Corona Membaca Realita (Kumpulan Esai Bersama, Jejak Pustaka, 2021), dan Kucing (Kumpulan Cerpen bersama, Vamedia, 2021). Buku kumpulan cerpennya yang akan segera terbit, Seekor Burung dan Mantan Tahanan dalam Bus Kota. Dapat disapa di email inung.setyami@yahoo.com dan IG inungsetyami.