Lelaki Malang, Kenapa Lagi?

Taman Moooi Pustaka
3
Free sample

“Kau tahu, aku punya istri dan anak. Anakku masih sangat kecil, sekarang dia masih sangat lucu, bahagia. Tapi, jika aku kehilangan pekerjaanku….”


Pasangan muda Pinneberg dan Lämmchen, serta bayi mereka, berjuang untuk bertahan hidup di masa sulit. Dipecat dari pekerjaan di sebuah kota kecil, mereka pergi ke kota besaar. Berlin 1932, dengan jalanan penuh preman-preman Nazi. Mereka harus menghadapi majikan yang menyusahkan, yang hanya memikirkan bagaimana memeras pekerja agar menghasilkan keuntungan sebesar-besarnya. Jika tidak, ancaman pemecatan kembali di depan mata. Bisakah mereka bertahan? Bisakah cinta menolong mereka? Sebuah karya klasik Jerman yang mengantarkan Hans Fallada sebagai penulis sensasional global.


Taman Moooi Pustaka, merupakan sebuah inisiatif yang khusus menerbitkan karya terjemahan dari berbagai khasanah, dan diterjemahkan dari bahasa aslinya.

Read more
Collapse

About the author

Hans Fallada terlahir dengan nama Rudolf Wilhelm Friedrich Ditzen, 21 Juli 1893. Nama penanya berasal dari kombinasi dua karakter dalam dongeng-dongeng Grimm, yakni Hans di dongeng Hans im Glück, serta Fallada, si kuda yang bicara dalam dongeng Die Gänsemagd. Kesuksesannya sebagai penulis dimulai dengan Kleiner Mann - was nun? (Lelaki Malang, Kenapa Lagi?), 1932, meskipun diba­yangi menguatnya Nazi di masa itu.


Selama Hitler berkuasa sejak 1933, karya-karyanya terpaksa dipotong di sana-sini. Dengan segala kesulitan di masa itu, ia tetap tak mau meninggalkan Jerman, mengaku tak bisa membayangkan hidup di negeri asing atau menulis dalam bahasa lain. Keputusan ini banyak mendapat kritik dari rekan-rekannya yang berhasil pergi, menganggapnya telah berkompromi dengan penguasa. Meskipun begitu, saat memperoleh kesempatan menulis propaganda Nazi, ia malah mempergunakan kesempatan itu untuk menulis otobiografi yang banyak mengkritik kehidupan saat itu. Sesuatu yang bisa membuatnya dihukum mati, seandainya pada Desember 1944, pemerintahan Nazi tidak ambruk.


Hans Fallada meninggal pada 5 Februari 1947.

Read more
Collapse
5.0
3 total
Loading…

Additional Information

Publisher
Taman Moooi Pustaka
Read more
Collapse
Published on
Apr 20, 2020
Read more
Collapse
Pages
305
Read more
Collapse
ISBN
9786239018559
Read more
Collapse
Features
Read more
Collapse
Read more
Collapse
Language
Indonesian
Read more
Collapse
Genres
Fiction / Classics
Fiction / Family Life / General
Fiction / Literary
Read more
Collapse
Content protection
This content is DRM protected.
Read more
Collapse
Read aloud
Available on Android devices
Read more
Collapse

Reading information

Smartphones and Tablets

Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.

Laptops and Computers

You can read books purchased on Google Play using your computer's web browser.

eReaders and other devices

To read on e-ink devices like the Sony eReader or Barnes & Noble Nook, you'll need to download a file and transfer it to your device. Please follow the detailed Help center instructions to transfer the files to supported eReaders.
©2021 GoogleSite Terms of ServicePrivacyDevelopersAbout Google|Location: United StatesLanguage: English (United States)
By purchasing this item, you are transacting with Google Payments and agreeing to the Google Payments Terms of Service and Privacy Notice.