Edelweis tak selamanya abadi

Uwais Inspirasi Indonesia
11 reviews
Ebook
315
Pages

About this ebook

 " Hampir 100 % yang membaca novel ini meneteskan air mata "


Menjadi buta bukanlah keinginan semua orang.

Dan memberikan satu-satunya mata kita untuk orang yang kita cintai sekali pun, sangat tidak dapat dilogika.

Tapi begitulah cinta, tak pernah dapat dilogika.

Ia adalah labirin jiwa yang menderu, campuran antara imajinasi, rekolusi refleksi, nisbi, nurani, materi dan reality.

Hanya bisa dirasa, walau menurut norma adalah salah. Hatilah yang berbicara.

Dan tentang Dzat sang Maha Angkuh yang telah menulis epos cinta lara nan mendera.  Pada-Nya aku haturkan secawan puja nan indah.

Merayu-Nya pada seribu malam yang hening hingga lahirkan buliran bening pembasuh luka.

Cinta ini seperih derita Majnun pada Laila. Menghadirkan setia laksana menggenggam bara.

Diri lelah bersandiwara,

Kini tiba masa dunia memeluk raga

dan jiwa akan kembali ke sang Maha Dayanya.

 

 

Bee,... Tahukah engkau,
Tak ada yang abadi di dunia ini.

Edelweis putih di puncak Mahameru sekalipun tak akan abadi. 
Pun demikian dengan karang hitam di dasar samudera,

akan luruh digerus ombak dan masa

 

 

                                                                                            Liaiko

August’16

 

“Cinta buta selalu menjadi tema yang menarik dalam sebuah novel, terbukti dengan melegendanya Laila-Majnun, maupun Romeo dan Juliet. Namun bagi saya “kematian” bukanlah pengorbanan yang sesuangguhnya. Kematian tidak akan menyisakan kesengsaraan. Tetapi tidak bagi Tya dan Bian. Tya rela “sengsara” tanpa penglihatan demi cintanya pada Bian. Novel “Edelweis Tak Selamanya Abadi” ini cukup dramatis dan menguras perasaan. Tidak berlebiha jika saya katakan, Tya dan Bian akan melegenda layaknya Laila dan Majnun di Timur atau Romeo dan Juliet di Barat. Selamat membaca!.

 

(Dr. M. Arfan Mu'amar, M.Pd.I.

Dosen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surabaya)

 

 

"Jika kau mencintai seseorang biarkan dia pergi, Jika ia kembali maka ia akan menjadi milikmu selamanya"

Pengorbanan seseorang yang dilakukan pasti tidak akan sia-sia, hal itu lah yang dilakukan oleh Tya kepada Bian. Melihat pengorbanan Tya sangat menguras emosi pembaca.

"Cinta tak harus memiliki" sepertinya sangat menyakitkan memang, di mana kita harus menerima kenyataan pahit yang tidak sesuai dengan harapan. Novel ini memberikan pandangan baru bahwasanya cinta tak harus memiliki adalah seseorang yang berjiwa besar yang dapat melakukan segala hal  dengan ikhlas.

Selamat Membaca!

 

(Durotun Nisa', Guru-Penikmat sastra)

 

" Hampir 100 % yang membaca novel ini meneteskan air mata " Menjadi buta bukanlah keinginan semua orang. Dan memberikan satu-satunya mata kita untuk orang yang kita cintai sekali pun, sangat tidak dapat dilogika. Tapi begitulah cinta, tak pernah dapat dilogika. Ia adalah labirin jiwa yang me...

Ratings and reviews

11 reviews
Abdullah Faqih
August 24, 2019
Excellent
Did you find this helpful?

Rate this ebook

Tell us what you think.

Reading information

Smartphones and tablets
Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.
Laptops and computers
You can listen to audiobooks purchased on Google Play using your computer's web browser.
eReaders and other devices
To read on e-ink devices like Kobo eReaders, you'll need to download a file and transfer it to your device. Follow the detailed Help Center instructions to transfer the files to supported eReaders.