Kisah ini memuat tentang perjalanan hidup anak perempuan asal Palu, yang penuh dengan lika-liku. Banyak tantangan yang harus dilewati seorang diri tanpa ada support dari kedua orang tua. Dia harus bertahan hidup demi menaikkan derajat keluarganya.
Meskipun pada setiap tantangan pipinya basah oleh derasnya air mata. Alam menjadi saksi jika anak perempuan ini tidak pernah menyerah dalam memperjuangkan cita-citanya. Beberapa kali, dinding pertahanannya hampir runtuh karena beberapa hal. Tetapi, usaha yang maksimal membuatnya masih bertahan.
Dia berasal dari keluarga sederhana dan menjadi satu satunya harapan keluarga. Butuh semangat yang kuat untuk dirinya sendiri dalam menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapinya. Dari perjuangan yang dia lakukan akhirnya sekarang ia bisa lebih mudah dalam menyelesaikan rintangan-rintangan yang ada.
Namaku Marhamah, orang orang memanggilku Amah. Aku berusia 16 tahun, aku lahir di Palu, Sulawesi Tengah pada tanggal 05, februari 2007. Aku adalah anak terakhir dari 4 bersaudara.
Aku merupakan salah satu member sekaligus tutor di salah satu lembaga pendidikan yang bernama Gubuq Edukasi. Aku sudah menjadi member sejak umurku 13 tahun. Aku mengisi kegiatanku dengan mengajar adik adik di Gubuq Edukasi.
Selain mengajar aku juga belajar announcer. Kegiatan sehari hariku adalah belajar sambil mengajar. Buku ini adalah buku pertamaku, yang kutulis ketika punya waktu luang. Semoga buku ini bisa bermanfaat dan menjadi motivasi serta inspirasi bagi pembaca.