Dios y el Estado

Booklassic
4
Free sample

Dios y el Estado es la obra mas conocida de Mijail Bakunín, y en él pasa revista a los conceptos tradicionales de la teología y la religión institucionalizadas, acusándolas de estar al servicio exclusivo de unos pocos. Los nuevos intentos de sustituir la teología tradicional por una "teología de la ciencia", un "Estado de los sabios", no serán sino intentos de aplicar un nuevo despotismo ilustrado. En este ataque, en nombre del materialismo, al pretendido "socialismo científico" y autoritario de Marx, y a sus programas, posiblemente tan utópicos como el suyo propio.
Read more

Reviews

3.8
4 total
Loading...

Additional Information

Publisher
Booklassic
Read more
Published on
Jun 22, 2015
Read more
Pages
87
Read more
ISBN
9789635251551
Read more
Language
Spanish
Read more
Genres
Religion / General
Read more
Content Protection
This content is DRM protected.
Read more
Read Aloud
Available on Android devices
Read more

Reading information

Smartphones and Tablets

Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.

Laptops and Computers

You can read books purchased on Google Play using your computer's web browser.

eReaders and other devices

To read on e-ink devices like the Sony eReader or Barnes & Noble Nook, you'll need to download a file and transfer it to your device. Please follow the detailed Help center instructions to transfer the files to supported eReaders.
MIkhail Bakunin
 SIAPAKAH yang benar, kaum idealis ataukah kaum materialis?

Pertanyaan yang diungkapkan secara ragu-ragu ini menjadi mustahil. Syak, kaum idealis salah dan kaum materialis benar. Ya, fakta ada sebelum ide; idealnya, sebagaimana yang dikatakan Proudhon, hanyalah bunga, yang akarnya menghunjam ke dalam kondisi-kondisi material eksistensi. Ya, seluruh sejarah umat manusia, intelektual dan moral, politik dan sosial, hanyalah pantulan dari sejarah ekonomi.

Semua cabang ilmu pengetahuan modern, ilmu pengetahuan yang sejati dan tidak memihak, sepakat mewartakan kebenaran yang besar, mendasar, dan menentukan ini: dunia sosial, lebih tepat lagi dunia manusia—singkatnya, umat manusia—tidak lain hanyalah perkembangan terakhir dan tertinggi setidaknya di planet kita. Namun, setiap perkembangan selalu menyiratkan negasi yang merupakan asas atau tempat keberangkatannya maka manusia pada saat yang sama dan secara esensial tidak tergesa-gesa dan secara bertahap melenyapkan unsur kekunoan pada diri manusia, dan justru negasi ini, rasional sekaligus natural, dan rasional hanya karena natural—sekaligus historis dan logis, tak terelakkan menjadi pengembangan dan realisasi semua hukum alam di dunia yang mengkonstitusikan dan menciptakan yang ideal, dunia intelektual dan keyakinan moral, ide-ide.

 Kemampuan-kemampuan ini, menggabungkan tindakan progresif mereka dalam sejarah,  merupakan faktor penting, kekuatan negatif dalam perkembangan positif manusia, dan alhasil menciptakan semua yang mengkonstitusikan kemanusiaan pada diri manusia.

©2018 GoogleSite Terms of ServicePrivacyDevelopersArtistsAbout Google
By purchasing this item, you are transacting with Google Payments and agreeing to the Google Payments Terms of Service and Privacy Notice.