Marrying Young in Indonesia: Voices, Laws and Practices

Yayasan Pustaka Obor Indonesia
Sampel gratis

Published by Yayasan Pustaka Obor Indonesia in cooperation with Van
Vollenhoven Institute --Leiden Law School, the Master’s Program for Gender
Studies (Program Studi Kajian Gender), and the Center for Women and
Gender Studies at the University of Indonesia; Department of the Study
of Law, Society and Development, Faculty of Law of the University of
Indonesia; Canadian Embassy; Toyota Foundation
Baca selengkapnya
Ciutkan

Tentang pengarang

Nothing provided

Baca selengkapnya
Ciutkan
Memuat...

Informasi Tambahan

Penerbit
Yayasan Pustaka Obor Indonesia
Baca selengkapnya
Ciutkan
Diterbitkan tanggal
30 Jan 2019
Baca selengkapnya
Ciutkan
Halaman
358
Baca selengkapnya
Ciutkan
ISBN
9786024337186
Baca selengkapnya
Ciutkan
Baca selengkapnya
Ciutkan
Ideal Untuk
Baca selengkapnya
Ciutkan
Bahasa
Inggris
Baca selengkapnya
Ciutkan
Genre
Agama / Seksualitas & Jender Studi
Baca selengkapnya
Ciutkan
Perlindungan Konten
Konten ini dilindungi DRM.
Baca selengkapnya
Ciutkan

Membaca informasi

Ponsel Cerdas dan Tablet

Instal aplikasi Google Play Buku untuk Android dan iPad/iPhone. Aplikasi akan disinkronkan secara otomatis dengan akun Anda dan dapat diakses secara online maupun offline di mana saja.

Laptop dan Komputer

Anda dapat membaca buku yang dibeli di Google Play menggunakan browser web komputer.

eReader dan perangkat lainnya

Untuk membaca di perangkat e-ink seperti Sony eReader atau Barnes & Noble Nook, Anda perlu mendownload file dan mentransfernya ke perangkat Anda. Ikuti petunjuk Pusat bantuan yang mendetail untuk mentransfer file ke eReader yang didukung.
 Konstelasi dan refleksi adalah dua kata kunci dalam memahami setiap medan telaah. Konstelasi berfungsi mendudukkan persoalan sehingga keluasan latarnya menjadi terpaparkan. Sementara itu, refleksi memuat kontemplasi bahkan sampai pada nilai-nilai tertentu, untuk kemudian diterjemahkan ke dalam bentuk-bentuk pemikiran yang lebih bernas dan mumpuni guna menjawab problema-problema kontekstual.Metode penelitian hukum adalah salah satu dari banyak medan telaah yang perlu dikonstelasi dan direfleksikan, mengingat dinamika yang melanda disiplin hukum pasca-abad ke-19. Arus utama (mainstream) positivisme hukum selama ini telah menempatkan penelitian hukum dalam posisi yang serba-kikuk dan monolitik tatkala harus berhadapan dengan dinamika tersebut. Sementara itu, tuntutan konstektualitas penelitian hukum justru makin menggebu dan terus menggugat kapabilitas ilmu hukum (dalam arti luas) untuk menjawab kebutuhan-kebutuhan masyarakat, khususnya dalam konteks keindonesiaan.
Dua belas bab dari buku ini tidak saja menawarkan panorama hasil pemetaan ragam pemikiran hukum dengan segala konsekuensi metodologisnya, melainkan juga merefleksikan hasil konstelasi itu dalam tawaran pendekatan yang relatif baru, yaitu penelitian sosiolegal. Kesalahpahaman atas penelitian sosiolegal, yang lazim menghinggapi para penstudi hukum "konvensional", coba untuk diluruskan dalam paruh kedua buku ini. Tulisan-tulisan dalam bagian ini mampu mendeskripsikan dengan sangat kaya tentang sepak terjang metode penelitian sosiolegal dalam melahirkan varian-varian pendekatan baru, yang secara metodologis merupakan buah kolaborasi antara metode penelitian hukum konvensional dan metode penelitian hukum berperspektif kemasyarakatan.
©2019 GooglePersyaratan Layanan SitusPrivasiDeveloperArtisTentang Google|Lokasi: Amerika SerikatBahasa: Indonesia
Dengan membeli item ini, Anda bertransaksi dengan Google Payments dan menyetujui Persyaratan Layanan serta Pemberitahuan Privasi Google Payments.