Konsolidsai Undang-Undang Perlindungan Anak: UU RI No. 23/2002 & UU RI No. 35/2014

VisiMedia
Free sample

Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak ditetapkan guna melindungi hak-hak anak sesuai harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Namun, undang-undang tersebut belum dapat berjalan secara efektif karena masih menemui masalah-masalah pada praktiknya di lapangan.

Untuk mengatasi hal itu, kemudian ditetapkan Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Untuk mengetahui ketentuan mana saja yang berubah, pembaca harus membandingkan dua peraturan perundang-undangan ter- sebut. Hal itu tidak mudah karena membutuhkan ketelitian ekstra. Belum lagi, jumlah pasal yang tidak sedikit tentunya akan menyulitkan pembaca.

Buku ini diterbitkan dalam bentuk konsolidasi yang mengga- bungkan dua peraturan tersebut beserta perubahan-perubahannya dilengkapi dengan penjelasan singkat. Buku ini merupakan panduan praktis yang bertujuan memudahkan pembaca dalam mengetahui perubahan-perubahan dalam peraturan perundang-perundangan tersebut, karena terdapat highlight abu-abu dan catatan kaki yang membedakan setiap perubahan peraturan.

Selain itu, buku ini juga dilengkapi beberapa peraturan terkait, Konvensi Hak-Hak Anak, serta infografik tentang perlindungan anak untuk memudahkan pe- mahaman pembaca. Buku ini penting diketahui oleh akademisi, pemerhati anak, orangtua, dan masyarakat pada umumnya. 


-Visimedia Pustaka-

Read more
Loading...

Additional Information

Publisher
VisiMedia
Read more
Published on
Feb 1, 2016
Read more
Pages
260
Read more
ISBN
9789790652644
Read more
Read more
Best For
Read more
Language
Indonesian
Read more
Genres
Law / Child Advocacy
Law / Family Law / Children
Law / General
Read more
Content Protection
This content is DRM protected.
Read more

Reading information

Smartphones and Tablets

Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.

Laptops and Computers

You can read books purchased on Google Play using your computer's web browser.

eReaders and other devices

To read on e-ink devices like the Sony eReader or Barnes & Noble Nook, you'll need to download a file and transfer it to your device. Please follow the detailed Help center instructions to transfer the files to supported eReaders.
Buku Persembahan dari Penerbit VisiMedia Pustaka ini dilengkapi Sejarah Undang-Undang tentang Desa dan Bagan tentang Pengaturan Desa

Undang-Undang RI No. 6 Tahun 2014 tentang Desa

Peraturan Pemerintah RI No. 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksana Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa

Peraturan Pemerintah RI No. 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara

Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI No. 1 Tahun 2015 tentang Pedoman Kewenangan Berdasarkan Hak Asal Usul dan Kewenangan Lokal Berskala Desa

Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI No. 2 Tahun 2015 tentang Pedoman Tata Tertib dan Mekanisme Pengambilan Keputusan Musyawarah Desa

Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI No. 3 Tahun 2015 tentang Pendampingan Desa

Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI No. 4 Tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan, dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa

Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI No. 5 Tahun 2015 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2015

#UndangUndang #UndangUndangDesa #Peraturan #PeraturanPemerintah #PeraturanMenteri #PeraturanMenteriDesa #Desa #PemerintahanDesa #KepalaDesa #PerangkatDesa #PeraturanDesa #PengaturanDesa #DanaDesa #APBDesa #SKBTigaMenteri #MusyawarahDesa #PendampinganDesa #BUMD #SejarahUndangUndangDesa #DesaMandiri #EkonomiDesa
Merupakan Chapter Pertama, yaitu Perjanjian Kerja dan Hubungan Kerja, dari buku 'Pekerja Melek Hukum: Hak dan Kewajiban Pekerja Kontrak'.

Tahukah Anda bahwa hubungan kerja kontrak selama berturut-turut hanya boleh dilakukan maksimal 2 tahun dengan perpanjangan waktu 1 tahun? Selebihnya, hubungan kerja harus bersifat tetap. Tahukah Anda bahwa pekerja magang pun berhak mendapatkan upah? Tahukah Anda, jika terjadi PHK sebelum waktu kontrak berakhir, pihak yang mengakhiri hubungan kerja wajib membayar ganti rugi? Pekerja kontrak, pekerja alih daya (outsourcing), pekerja harian lepas (freelance), dan pekerja magang bukanlah pekerja tetap dalam perusahaan. Pekerja kontrak, outsourcing, dan freelance terikat dalam perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan, sedangkan pekerja magang terikat dengan perjanjian pemagangan. Tentunya, hak dan kewajibannya berbeda dengan pekerja tetap yang terikat perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT). Namun, umumnya para pekerja tidak mengetahui hak dan kewajibannya dengan baik. Ketidaktelitian dalam pembacaan perjanjian kerja dan kekurangcermatan dalam negosiasi kerja terkadang menjadi awal perselisihan antara pengusaha atau perusahaan dengan pekerja. Mengetahui dengan jelas hak dan kewajiban pekerja dan pengusaha atau perusahaan wajib bagi kedua belah pihak.

Buku ini bertujuan memandu para pekerja waktu tertentu, baik pekerja kontrak, outsourcing, freelance, maupun magang, agar mengerti hak mereka sebagai pekerja. Juga, mengerti kewajiban mereka yang merupakan hak pengusaha atau perusahaan. Disusun berdasarkan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan terbaru terkait PKWT. Disampaikan dengan tiga metode, yaitu uraian, tanya jawab, dan contoh kasus, serta menggunakan bahasa yang baik dan komunikatif. Buku ini diharapkan memudahkan para pembaca memahami hak dan kewajiban pekerja waktu tertentu. Ditujukan untuk para pekerja, calon pekerja, pengusaha/perusahaan, akademisi, dan masyarakat luas yang ingin lebih jauh mengetahui tentang hak dan kewajiban pekerja kontrak.

-VisimediaPustaka-

Merupakan Chapter Pertama, yaitu Perjanjian Kerja dan Hubungan Kerja, dari buku 'Pekerja Melek Hukum: Hak dan Kewajiban Pekerja Kontrak'.

Tahukah Anda bahwa hubungan kerja kontrak selama berturut-turut hanya boleh dilakukan maksimal 2 tahun dengan perpanjangan waktu 1 tahun? Selebihnya, hubungan kerja harus bersifat tetap. Tahukah Anda bahwa pekerja magang pun berhak mendapatkan upah? Tahukah Anda, jika terjadi PHK sebelum waktu kontrak berakhir, pihak yang mengakhiri hubungan kerja wajib membayar ganti rugi? Pekerja kontrak, pekerja alih daya (outsourcing), pekerja harian lepas (freelance), dan pekerja magang bukanlah pekerja tetap dalam perusahaan. Pekerja kontrak, outsourcing, dan freelance terikat dalam perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan, sedangkan pekerja magang terikat dengan perjanjian pemagangan. Tentunya, hak dan kewajibannya berbeda dengan pekerja tetap yang terikat perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT). Namun, umumnya para pekerja tidak mengetahui hak dan kewajibannya dengan baik. Ketidaktelitian dalam pembacaan perjanjian kerja dan kekurangcermatan dalam negosiasi kerja terkadang menjadi awal perselisihan antara pengusaha atau perusahaan dengan pekerja. Mengetahui dengan jelas hak dan kewajiban pekerja dan pengusaha atau perusahaan wajib bagi kedua belah pihak.

Buku ini bertujuan memandu para pekerja waktu tertentu, baik pekerja kontrak, outsourcing, freelance, maupun magang, agar mengerti hak mereka sebagai pekerja. Juga, mengerti kewajiban mereka yang merupakan hak pengusaha atau perusahaan. Disusun berdasarkan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan terbaru terkait PKWT. Disampaikan dengan tiga metode, yaitu uraian, tanya jawab, dan contoh kasus, serta menggunakan bahasa yang baik dan komunikatif. Buku ini diharapkan memudahkan para pembaca memahami hak dan kewajiban pekerja waktu tertentu. Ditujukan untuk para pekerja, calon pekerja, pengusaha/perusahaan, akademisi, dan masyarakat luas yang ingin lebih jauh mengetahui tentang hak dan kewajiban pekerja kontrak.

-VisimediaPustaka-

Merupakan Chapter Pertama, yaitu Perjanjian Kerja dan Hubungan Kerja, dari buku 'Pekerja Melek Hukum: Hak dan Kewajiban Pekerja Kontrak'.

Tahukah Anda bahwa hubungan kerja kontrak selama berturut-turut hanya boleh dilakukan maksimal 2 tahun dengan perpanjangan waktu 1 tahun? Selebihnya, hubungan kerja harus bersifat tetap. Tahukah Anda bahwa pekerja magang pun berhak mendapatkan upah? Tahukah Anda, jika terjadi PHK sebelum waktu kontrak berakhir, pihak yang mengakhiri hubungan kerja wajib membayar ganti rugi? Pekerja kontrak, pekerja alih daya (outsourcing), pekerja harian lepas (freelance), dan pekerja magang bukanlah pekerja tetap dalam perusahaan. Pekerja kontrak, outsourcing, dan freelance terikat dalam perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan, sedangkan pekerja magang terikat dengan perjanjian pemagangan. Tentunya, hak dan kewajibannya berbeda dengan pekerja tetap yang terikat perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT). Namun, umumnya para pekerja tidak mengetahui hak dan kewajibannya dengan baik. Ketidaktelitian dalam pembacaan perjanjian kerja dan kekurangcermatan dalam negosiasi kerja terkadang menjadi awal perselisihan antara pengusaha atau perusahaan dengan pekerja. Mengetahui dengan jelas hak dan kewajiban pekerja dan pengusaha atau perusahaan wajib bagi kedua belah pihak.

Buku ini bertujuan memandu para pekerja waktu tertentu, baik pekerja kontrak, outsourcing, freelance, maupun magang, agar mengerti hak mereka sebagai pekerja. Juga, mengerti kewajiban mereka yang merupakan hak pengusaha atau perusahaan. Disusun berdasarkan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan terbaru terkait PKWT. Disampaikan dengan tiga metode, yaitu uraian, tanya jawab, dan contoh kasus, serta menggunakan bahasa yang baik dan komunikatif. Buku ini diharapkan memudahkan para pembaca memahami hak dan kewajiban pekerja waktu tertentu. Ditujukan untuk para pekerja, calon pekerja, pengusaha/perusahaan, akademisi, dan masyarakat luas yang ingin lebih jauh mengetahui tentang hak dan kewajiban pekerja kontrak.

-VisimediaPustaka-

Merupakan Chapter Pertama, yaitu Perjanjian Kerja dan Hubungan Kerja, dari buku 'Pekerja Melek Hukum: Hak dan Kewajiban Pekerja Kontrak'.

Tahukah Anda bahwa hubungan kerja kontrak selama berturut-turut hanya boleh dilakukan maksimal 2 tahun dengan perpanjangan waktu 1 tahun? Selebihnya, hubungan kerja harus bersifat tetap. Tahukah Anda bahwa pekerja magang pun berhak mendapatkan upah? Tahukah Anda, jika terjadi PHK sebelum waktu kontrak berakhir, pihak yang mengakhiri hubungan kerja wajib membayar ganti rugi? Pekerja kontrak, pekerja alih daya (outsourcing), pekerja harian lepas (freelance), dan pekerja magang bukanlah pekerja tetap dalam perusahaan. Pekerja kontrak, outsourcing, dan freelance terikat dalam perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan, sedangkan pekerja magang terikat dengan perjanjian pemagangan. Tentunya, hak dan kewajibannya berbeda dengan pekerja tetap yang terikat perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT). Namun, umumnya para pekerja tidak mengetahui hak dan kewajibannya dengan baik. Ketidaktelitian dalam pembacaan perjanjian kerja dan kekurangcermatan dalam negosiasi kerja terkadang menjadi awal perselisihan antara pengusaha atau perusahaan dengan pekerja. Mengetahui dengan jelas hak dan kewajiban pekerja dan pengusaha atau perusahaan wajib bagi kedua belah pihak.

Buku ini bertujuan memandu para pekerja waktu tertentu, baik pekerja kontrak, outsourcing, freelance, maupun magang, agar mengerti hak mereka sebagai pekerja. Juga, mengerti kewajiban mereka yang merupakan hak pengusaha atau perusahaan. Disusun berdasarkan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan terbaru terkait PKWT. Disampaikan dengan tiga metode, yaitu uraian, tanya jawab, dan contoh kasus, serta menggunakan bahasa yang baik dan komunikatif. Buku ini diharapkan memudahkan para pembaca memahami hak dan kewajiban pekerja waktu tertentu. Ditujukan untuk para pekerja, calon pekerja, pengusaha/perusahaan, akademisi, dan masyarakat luas yang ingin lebih jauh mengetahui tentang hak dan kewajiban pekerja kontrak.

-VisimediaPustaka-

©2018 GoogleSite Terms of ServicePrivacyDevelopersArtistsAbout Google|Location: United StatesLanguage: English (United States)
By purchasing this item, you are transacting with Google Payments and agreeing to the Google Payments Terms of Service and Privacy Notice.