Bocah-bocah di Pagar

DAR! Mizan
79
Free sample

Kemala anak yang pintar. Ia selalu mendapat peringkat kelas terbaik. Sayangnya, Kemala tidak mau berbagi ilmu dengan teman-temannya. Di kelas, Kemala memasang "tembok mini" agar Tina, teman sebangkunya, tidak bisa nyontek. Kemala juga enggan menjelaskan pelajaran, ketika teman-teman bertanya padanya. Tiba-tiba saja, sikap Kemala berubah ketika ia bertemu tiga anak kecil! Siapa ya, mereka? Dan, apa yang membuat Kemala berubah? [Mizan, DAR! Mizan, Novel, Anak, Indonesia]
Read more

About the author

Yuli Anita Bezari, lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 28 Juli 1972. Istri dari Bapak Bezar Gunadi serta ibu dari Utrujjah Rahmadian (7 thn.) dan Zarilham Nurahman (3,5 thn.) ini, menamatkan sekolah (SD sampai PT) di Surabaya. Pendidikan terakhir Kak Yuli
Read more

Reviews

4.1
79 total
Loading...

Additional Information

Publisher
DAR! Mizan
Read more
Published on
May 1, 2007
Read more
Pages
152
Read more
ISBN
9789797526580
Read more
Features
Read more
Language
Indonesian
Read more
Genres
Comics & Graphic Novels / General
Juvenile Fiction / Comics & Graphic Novels / General
Read more
Content Protection
This content is DRM protected.
Read more
Read Aloud
Available on Android devices
Read more

Reading information

Smartphones and Tablets

Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.

Laptops and Computers

You can read books purchased on Google Play using your computer's web browser.

eReaders and other devices

To read on e-ink devices like the Sony eReader or Barnes & Noble Nook, you'll need to download a file and transfer it to your device. Please follow the detailed Help center instructions to transfer the files to supported eReaders.
Muhammad Sakura
 Selalu menarik bila kita membicarakan tentang Bidadari Surga atau Al-Houri. Mereka adalah makhluk yang Allah SWT ciptakan sempurna tanpa cela. Semua orang mengimpikan bisa bersanding dengannya. Hati akan melayang mengangkasa karena kegirangan mendengar keelokannya. Ketaajuban kan membuncah kala membaca sifat-sifat mereka. Serasa ingin hidup bersama mereka dan tak berpisah tuk selamanya. Memandang mereka bisa memancarkan rasa kedamaian. Anugerah kecantikan mereka membuat mata terpana dan terpesona sembari berkata, “Maha suci Allah SWT yang menciptakan kecantikan dan keindahan..”

Semua sifat yang tertera dalam Al-Qur’an dan As-sunah tentang bidadari yang bermata jeli mungkin sudah dideskripsikan dengan jelas oleh Ibnu Qoyyim Al-Jauziyyah dan dinukil oleh Asy-Sya’rani dalam bukunya, ‘Tanbih Al-Mughtarrin.” Gambaran yang membuat hati siapa pun menjadi tegang dan berdegup kencang. Beliau mengatakan,

“Jika kamu meminta mereka untuk menikah di jannah, mereka itu adalah para perawan yang mengalir pada tubuh mereka darah muda. Seperti bunga mawar dan buah apel yang tidak terbungkus dan seperti buah delima yang mulus. Matahari terbit dari wajahnya yang indah dan kilat menyambar di antara sela-sela giginya ketika tersenyum. Jika dia memeluk suaminya, dia akan memeluk seperti pelukan antara bumi dan matahari. Jika dia berbicara, pembicaraannya seperti seorang yang bercengkerama dengan kekasihnya. Jika dipeluk, dia melekat seperti dua ranting yang saling bertautan.

Pipinya yang bening bisa digunakan untuk bercermin dan tulangnya yang putih kelihatan dari balik dagingnya, jika kulit dan dagingnya tidak tertutupi. Jika dia melihat dunia, maka antara langit dan bumi akan dipenuhi bau wanginya, sehingga mulut manusia akan senantiasa membaca tahlil, takbir dan tasbih. Apa yang ada di barat dan timur akan berdandan untuknya, dan setiap mata akan melihatnya dan terpejam untuk melihat selainnya. Cahayanya akan meredupkan cahaya matahari seperti matahari yang meredupkan cahaya bintang, dan akan beriman kepada Allah seluruh manusia yang ada di atasnya.

Jilbab yang ada di atas kepalanya lebih baik daripada dunia dan seisinya, hasrat untuk menikahinya lebih besar daripada segalanya. Semakin lama waktu bertambah, dia akan kelihatan semakin cantik dan indah. Semakin hari akan semakin bertambah cinta dan erat. Kegadisannya tidak akan pernah hilang dan muda selamanya. Kecantikannya tidak pudar dan tidak ada rasa bosan untuk menggaulinya. Dia hanya ingin melayani suaminya dan tidak pernah tertarik pada selainnya dan sebaliknya, sehingga dia merupakan puncak ketenangan jiwa dan hati.

Jika melihatnya akan menggembirakan dan jika diperintah untuk taat, dia pun mentaatinya. Jika suaminya meninggalkannya, maka dia akan menjaga diri dan keamanannya. Dia seorang perawan yang sebelumnya tidak pernah tersentuh oleh manusia atau jin, sehingga setiap kali melihatnya akan menimbulkan rasa gembira. Setiap kali berbicara dengannya, seakan di telinga dipenuhi permata yang indah. Dan Jika dia tersenyum seluruh istana dan ruangan penuh dengan cahaya. Bagaimana bayangan anda ketika wanita tersenyum di hadapan suaminya, maka jannah pun menjadi terang dengan senyumannya. Jika dia pindah dari satu istana ke istana yang lain, anda akan mengatakan matahari berpindah dari satu poros ke poros yang lainnya. Jika suaminya tiba, alangkah mesra sambutannya. Jika ia memeluk betapa hangat pelukannya.

Jika dia bernyanyi, suaranya terasa nikmat di telinga dan mata. Jika dia merayu dan merajuk, rayuan dan rajukannya terasa nikmat. Jika dia memeluk, tidak ada pelukan yang lebih hangat darinya. Dan jika dia memberi sesuatu atau menerima, tidak ada cara sebaik yang dilakukannya.”

©2018 GoogleSite Terms of ServicePrivacyDevelopersArtistsAbout Google
By purchasing this item, you are transacting with Google Payments and agreeing to the Google Payments Terms of Service and Privacy Notice.