Kecurangan keuangan mencakup manipulasi laporan keuangan, penggelapan aset, dan penyalahgunaan anggaran, sedangkan kecurangan non-keuangan meliputi penyalahgunaan wewenang, kecurangan identitas, pemalsuan dokumen, hingga pelanggaran etika organisasi. Buku ini menyoroti bagaimana kecurangan dapat muncul di berbagai tingkatan organisasi baik dilakukan oleh karyawan biasa, manajer menengah, hingga jajaran eksekutif dan bagaimana dampaknya dapat sangat merugikan secara ekonomi maupun reputasional.
Salah satu kekuatan utama buku ini adalah penyajian evolusi teori fraud dari model klasik hingga kontemporer. Selain pendekatan teoritis, buku ini menyajikan berbagai teknik, metode investigatif dan analisis data forensik, termasuk pemanfaatan teknologi modern seperti artificial intelligence (AI), big data analytics, dan blockchain dalam mendeteksi anomali serta mencegah terjadinya fraud. Buku ini juga mengupas proses hukum dalam tindak lanjut kecurangan, baik dalam perspektif pidana maupun perdata, serta peran lembaga seperti KPK, OJK, dan BPK dalam penanganan kasus fraud di Indonesia.
Disusun dalam format yang interaktif, setiap bab dilengkapi dengan video pembelajaran, soal pilihan ganda, isian singkat, dan teka-teki silang yang mendorong pembaca untuk berpikir kritis dan menguji pemahamannya secara aktif. Dengan pendekatan yang aplikatif dan multidisipliner, buku ini sangat relevan untuk mahasiswa, dosen, auditor, penyidik internal, pengacara, dan siapa pun yang berkecimpung di bidang keuangan, kepatuhan, dan tata kelola organisasi.
Akuntansi Forensik dan Pemeriksaan Kecurangan bukan sekadar buku teks, melainkan bekal strategis untuk membentuk generasi profesional yang tangguh, berintegritas, dan mampu menjadi garda terdepan dalam memerangi kecurangan di era digital.
Bambang Leo Handoko, SE, MM, MSi, CertDA, CCFA, CTA, ACPA lahir tahun 1985 di Cirebon, Jawa Barat. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi dan Magister Management di Kalbis Institute Jakarta, dan juga Magister Sains Akuntansi di Universitas Trisakti. Bekerja sebagai dosen dan subject content coordinator di Accounting Program, School of Accounting, Universitas Bina Nusantara. Berpengalaman sebagai auditor di kantor akuntan publik, auditor internal untuk perusahaan, dan staf ahli auditor di Pengamanan Objek Vital (PAM OBVIT) Mabes Polri. Beliau adalah pakar dalam audit keuangan, forensik, teknologi keuangan dan mata uang kripto. Telah menghasilkan banyak publikasi internasional di jurnal dan konferensi ilmiah bereputasi, mendapat sitasi dan pengakuan dari peneliti internasional. Beliau telah memenangkan banyak hibah penelitian dari berbagai lembaga dan pemerintah. Beliau juga merupakan komite teknis di berbagai jurnal dan konferensi bereputasi. Beliau juga merupakan anggota profesional dari organisasi Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) dan honorary member of Association of Computer Machinery (ACM).
Dr. Kevin Deniswara, SE, M.Ak, CERA, CertDA, CTA, ACPA lahir tahun 1994 di Jakarta, Indonesia. Beliau menyelesaikan Sarjana Ekonomi (Akuntansi) dan Magister Akuntansi di BINUS University, dan meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen, Peminatan Business Information System di universitas yang sama, saat ini interest penelitian beliau ada pada fraud analytics, audit berbasis data, dan sustainability reporting.
Saat ini, Dr. Kevin menjabat sebagai Head of Accounting Study Program yang membawahi program Accounting Kemanggisan, Alam Sutera, Bekasi, Finance Program, Finance International Program, dan Taxation Program di School of Accounting, BINUS University. Beliau memiliki peran aktif menjadi pembicara dan panelis di berbagai forum akademik dan profesional. Sebagai peneliti, Dr. Kevin telah mempublikasikan lebih dari 30 karya ilmiah internasional pada jurnal terindeks Scopus dan prosiding konferensi internasional, mencakup topik fraud detection, ESG disclosure, AI in accounting, dan teknologi audit. Beliau dikenal sebagai akademisi muda Indonesia yang berperan dalam pengembangan kurikulum akuntansi berbasis teknologi dan keberlanjutan, serta aktif membangun kolaborasi internasional melalui konferensi, penelitian, dan program pengajaran lintas negara.