Di tengah dunia yang bergerak begitu cepat, hati manusia mudah sekali berpaut pada banyak hal: pencapaian, kekhawatiran, kenyamanan, bahkan rasa takut akan masa depan. Tanpa disadari, hati kita dapat menjadi lelah karena menggantungkan harapan pada sesuatu yang rapuh dan sementara. Karena itu, melalui Renungan Harian® September 2026 ini, kita diajak kembali belajar memiliki "hati yang berpaut kepada Tuhan".
Berpaut kepada Tuhan bukan berarti hidup tanpa masalah, melainkan memilih tetap percaya ketika keadaan tidak mudah, tetap berharap ketika doa belum terjawab, dan tetap setia saat hati mulai goyah. Tuhan rindu agar hati kita melekat kepada-Nya lebih daripada kepada apa pun di dunia ini.
Kiranya setiap renungan sepanjang bulan ini menolong kita semakin dekat, tenang, dan semakin teguh berjalan bersama Tuhan. Tuhan memberkati.
Tim Penulis:
Antok Wibowo (ANT), David S. Kosasih (DSK), Eko Elliarso (EE), Endang B. Lestari (EBL), Go Hok Jin (GHJ), Heman Elia (HEM), Hembang Tambun (HT), Linawati Santoso (LIN), Pancha W. Yahya (PWY), Richard Tri G. (RTG), Samuel Y. Susanto (SYS), Tim Manajemen Naskah (TMN).