Februari sering disebut sebagai bulan kasih, tetapi kasih sejati jauh melampaui sekadar ungkapan rasa atau perayaan satu hari dalam setahun. Kasih yang sejati bersumber dari Allah sendiri, yang dalam Kristus menunjukkan kasih yang memberi tanpa pamrih, mengampuni tanpa batas, dan bertahan di tengah luka serta ketidakpahaman manusia.
Pada edisi Februari 2026 ini, kita diajak menyelami berbagai dimensi cinta kasih: kasih Allah yang menyelamatkan, kasih yang menumbuhkan dalam komunitas, kasih yang diwujudkan dalam pelayanan, serta kasih yang memulihkan relasi yang retak. Kiranya setiap perenungan menuntun kita semakin mengenal hati Allah yang penuh kasih, hingga kasih itu mengalir melalui hidup kita dan menjadi berkat bagi sesama. Sebab, di dalam kasih kehadiran Allah nyata, dan di sanalah hidup menemukan maknanya yang sejati.
Tim Penulis:
Anton Saptono (SAP), David S. Kosasih (DSK), Eko Elliarso (EE), Endang B. Lestari (EBL), Go Hok Jin (GHJ), Heman Elia (HEM), Hembang Tambun (HT), Linawati Santoso (LIN), Richard Tri G. (RTG), Samuel Y. Susanto (SYS), Zefanya Duta P. (ZDP).