EGO IS THE ENEMY

Elex media komputindo
2
Free sample

Buku yang Anda pegang saat ini ditulis dengan satu asumsi optimis: Ego Anda bukanlah kekuatan yang harus Anda puaskan pada setiap kesempatan. Ego dapat diatur. Ego dapat diarahkan. Dalam buku ini, kita akan melihat orang-orang, seperti William Tecumseh Sherman, Katharine Graham, Jackie Robinson, Eleanor Roosevelt, Bill Walsh, Benjamin Franklin, Belisarius, Angela Merkel, dan George C. Marshall. Bisakah mereka mendapatkan yang telah mereka dapatkan sekarang—menyelamatkan perusahaan yang hampir bangkrut, menguasai seni peperangan, menjaga kekompakan tim bisbol, merevolusi strategi rugbi, melawan tirani, dan menghadapi ketidakberuntungan—jika ego menguasai mereka dan membuat mereka hanya memikirkan diri sendiri? Hal yang membuat mereka sukses adalah pemahaman terhadap realitas dan kesadaran—sesuatu yang pernah dikatakan oleh seorang penulis dan ahli strategi Robert Greene, “kita perlu menyerupai laba-laba dalam sarangnya”. Itulah inti dari kehebatan mereka, kehebatan penulisan, kehebatan desain, kehebatan bisnis, kehebatan dalam pemasaran, dan kehebatan kepemimpinan mereka. Yang kami temukan saat mempelajari orang-orang tersebut adalah mereka selalu memiliki dasar berpikir, berhati-hati, dan realistis. Tidak ada satu pun dari mereka yang tidak memiliki ego sama sekali. Akan tetapi, mereka tahu cara meredamnya. Tahu cara menyalurkannya dan melepaskannya, ketika ego muncul. Mereka hebat namun tetap rendah hati. Sebentar, tunggu dulu, tetapi ada juga beberapa orang yang memiliki ego tinggi dan sukses. Bagaimana dengan Steve Jobs? Kanye West? Beberapa dari mereka mempelajari kerendahan hati. Beberapa orang memilih ego. Beberapa mempersiapkan diri untuk perubahan nasib, positif ataupun negatif. Yang lainnya tidak siap. Yang mana yang akan Anda pilih? Akan menjadi siapakah Anda? Yang pasti, Anda telah memilih buku ini karena merasa bahwa Anda membutuhkan menjawab pertanyaan itu, cepat atau lambat, sadar atau tidak sadar.
Read more
Collapse
5.0
2 total
Loading...

Additional Information

Publisher
Elex media komputindo
Read more
Collapse
Published on
Apr 8, 2019
Read more
Collapse
Pages
301
Read more
Collapse
ISBN
9786020496498
Read more
Collapse
Read more
Collapse
Best For
Read more
Collapse
Language
Indonesian
Read more
Collapse
Genres
Business & Economics / Leadership
Read more
Collapse
Content Protection
This content is DRM protected.
Read more
Collapse

Reading information

Smartphones and Tablets

Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.

Laptops and Computers

You can read books purchased on Google Play using your computer's web browser.

eReaders and other devices

To read on e-ink devices like the Sony eReader or Barnes & Noble Nook, you'll need to download a file and transfer it to your device. Please follow the detailed Help center instructions to transfer the files to supported eReaders.
Dalam buku magnet rezeki, kita akan memiliki sudut pandang bahwa semua adalah “energi”. Manusia adalah energi, handphone adalah energi, buku yang Anda sedang pegang adalah energi, kata-kata yang tersusun adalah energi. Energi baik, akan bertemu dengan energi baik. Energi tidak baik dalam diri, maka energi baik dari luar tidak akan mendekat. Rezeki adalah energi baik. Maka untuk mendatangkan rezeki caranya sederhana : ciptakan energi baik dalam diri, maka rezeki akan datang dengan sendirinya. Keluhan, iri hati, dengki, sombong, adalah energi-energi yang tidak baik. Energi seperti itu yang akhirnya membuat rezeki tidak datang. Kerja keras yang biasa dilakukan oleh manusia pada umumnya adalah kerja keras dalam mencari uang. Pergi pagi pulang malam, jungkir balik ngejar proyek, saling sikat sikut dengan pesaing. Jika kerja sekeras itu dilakukan, tapi energi baik dalam diri tidak diupayakan, bukannya menarik rezeki malah mengusir rezeki. Kerja keras dalam menciptakan energi baik dalam diri adalah jalan terbaik menciptakan rezeki. Bekerja keras dalam berpikir positif, bekerja keras untuk shalat tepat waktu, kerja keras tilawah qur’an, kerja keras berpuasa, kerja keras membahagiakan orang lain, adalah upaya-upaya yang secara tepat mengundang rezeki. Saat energi baik sudah terkumpul dalam diri, rezeki otomatis datang. Itulah magnet rezeki. Se-simpel itu. Buku ini didesain untuk memudahkan Anda meraih keajaiban magnet rezeki. Prinsip-prinsip yang teruji dipadu dengan cerita-cerita keajaiban yang diungkap dari berbagai kisah nyata, menjadikan Anda seperti memiliki sahabat dalam mengarungi kehidupan Anda yang hebat menjadi lebih luar biasa.
©2019 GoogleSite Terms of ServicePrivacyDevelopersArtistsAbout Google|Location: United StatesLanguage: English (United States)
By purchasing this item, you are transacting with Google Payments and agreeing to the Google Payments Terms of Service and Privacy Notice.