Banjir kemulian dengan shalat tahajud

QultumMedia
4
Free sample

Siapa bilang bangun tidur sebelum Subuh itu sulit? Bukankah saat ada final Piala Dunia atau harus ke airport di pagi buta kita tak kesulitan terjaga? Apa yang membuat kita begitu berat untuk bangun dan mengerjakan shalat Tahajud di waktu yang sama? Tekad. Kalau kita punya tekad yang kuat untuk mengerjakan shalat sunah ini in sha Allah kita tak akan merasa berat membuka mata. Apalagi jika kita sudah istiqamah mendirikannya. Rasa kantuk dan udara yang dingin pun bukan halangan. Nah, Pembaca, buku ini tidak hanya menyajikan langkah-langkah mengerjakan shalat Tahajud. Segala hal yang perlu kita ketahui tentang ibadah sunah yang tak pernah ditinggalkan Rasulullah ini juga dikupas habis di dalamnya.

Selamat membaca! 



-QultumMedia-

Read more

Reviews

5.0
4 total
Loading...

Additional Information

Publisher
QultumMedia
Read more
Published on
Jan 1, 2015
Read more
Pages
172
Read more
ISBN
9789790173286
Read more
Read more
Best For
Read more
Language
Indonesian
Read more
Genres
Religion / Islam / Rituals & Practice
Read more
Content Protection
This content is DRM protected.
Read more

Reading information

Smartphones and Tablets

Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.

Laptops and Computers

You can read books purchased on Google Play using your computer's web browser.

eReaders and other devices

To read on e-ink devices like the Sony eReader or Barnes & Noble Nook, you'll need to download a file and transfer it to your device. Please follow the detailed Help center instructions to transfer the files to supported eReaders.
Syekh Ibnu Atha’illah As-Sakandari
 ”Tiada suatu nafas terlepas dari padamu, melainkan di situ pula ada takdir Allah yang berlaku atas dirimu.” (Syekh Ibnu Atha’illah As-Sakandari) 

"Barangsiapa yang mengamalkan apa yang telah diketahui, maka Allah akan mewariskan kepadanya pengetahuan yang belum diketahui."

Kitab Al-Hikam ini adalah ringkasan dari Syarah Al-Hikam, kitab tasawuf sepanjang masa. Memandu salik menuju Sang Khalik. Pesan, seruan, dan arahan di dalam kitab klasik ini dikemas dalam butir-butir hikmah yang singkat namun memikat,sederhana namun membuat hati kita lekas terjaga. 

Disajikan bagi seseorang hamba yang ikhlas karena Allah SWT. Dengan bahasa yang menyentuh kalbu, mudah dicerna, dan Insya Allah siap diamalkan.

Tiga aspek utama yang ditekankan di dalam kitab al-Hikam ini adalah akidah,tauhid, dan tassawuf serta beberapa aspek lain seperti hati, nafsu, makrifah dan pelbagai bentuk pengajaran manajemen qalbu. 

Daftar Isi 

Mukadimah; Biografi Ibnu Atha’illah As-Sakandari; Apa Itu Kitab Al-Hikam?; 1. ”Bersandarlah Pada Allah Jangan Pada Amal”; 2.“Tajrid Dan Kasab”; Usaha Keras Tidak Bisa ; Mengalahkan Taqdir; 3. “Kekuatan Taqdir”; 4. “Jangan ikut Mengatur”; 5. “Tanda Mata Hati Yg Buta”; 6.“Ridho dengan pilihan Allah”; 7. “Jangan Meragukan Janji Allah”; 8. “Ketika Allah ; Membuka Pintu Perkenalan”; 9. “Ahwal Akan Menentukan Amal”; 10. “Ruhnya Amal yaitu Ikhlas”; 11. “Hati-hati Dengan Keterkenalan”; 12. “ ‘UZLAH”; 

13. “Resiko Hati yang keruh”; 14. “Alam terang karena Nur Ilahi”; 15-24. “Bukti Kekuasaan Allah ”; 25. “Tanda-Tanda Kebodohan”; 26. “Jangan Menunda Amal”; 27. “Jangan Minta Dipindah Dari Satu Maqom Ke Maqom Lain”; 28. “Salik, Jangan Berhenti Karena Godaan”; 29. “Jangan Menuduh Allah”; 30. “Semua Atas Taqdir Allah”; 31. “Jangan Menunggu Kesempatan”; 32. “Sifatnya Dunia”; 33. “Bersandarlah Kepada Allah”; 34-35. “Permulaan Menentukan Ahirnya”; 36. “Anggota Lahir Sebagai Cermin Anggota Batin”; 

37. “Perbedaan Pandang Orang Sudah Wushul Dengan Salik”; 39. Nurut-Tawajjuh (Ibadah); 40 “Berusahalah Mengetahui ; Aib Diri Sendiri.”; 41. “AL-HAQ ITU TIDAK BISA DIHIJAB.”; 42. “Keluarlah Dari Sifat Basyariyyah.”; 43-44. Ridho Dengan Nafsu Adalah Pangkal Kemaksiatan; 45. Bashiroh (Mata Hati); 46 Maqam Fana’; 47. Al-Karim Tumpuan Segala Hajat; 48. Jangan Mengadu Kepada Selain Allah; 49. Husnud-Dhon Terhadap Allah; 50. Aneh Dan Ajaib; 

51-52. Pindahlah Dari Alam (Makhluk) Kepada Pencipta Alam; 53-54. Memilih Sahabat; 55. Zahid Dan Roghib; 56. Kedudukan Amal, Ahwal, dan Maqom Inzal; 57. Jangan Meninggalkan Dzikir; 58. Tanda Hati Yang Mati; 59-60. Dosa Dan Husnud-Dhon; 61. Amal Yang Bernilai Disisi Allah; 62-64. Warid; 65-67. Nur, Bashiroh, Dan Hati; 68-69. Ingatlah, Ketaatan Itu Anugerah Dari Allah; 70-72. Tamak Akan Melahirkan Kehinaan; 75-76. Karunia Apa Istidroj?; 77-79. Jangan Meremehkan Wirid Sebab Belum Datangnya Warid; 80. Pertanyaan Tidak Harus Selalu Dijawab; 81-82. Akhirat Adalah Tempat Pembalasan; 83. Kedudukan Hamba Di Sisi Allah; 

84. Nikmat Lahir Dan Batin; 85. Sebaik-Baik Permintaan; 86. Tanda Orang Yang Tertipu; 87.Tanda-Tanda Orang ‘Arif; 88. Roja’ (Harapan) Dan Tamanni (Khayalan); 89. Permintaan Orang Arif Billah; 90-92. Al-Basthu Dan Al-Qobdhu; 93-94. Rahasia Pemberian Dan Penolakan Allah; 95. Lahir Dan Batinnya Alam(Dunia); 96. “Carilah Kemuliaan Yang Abadi”; 97-101. At-Thoyyu (Melipat atau Menyingkat Jarak atau Waktu); 98. Hakikat Balasan Dari Allah; 103-104 Memahami Rahasia Pemberian Dan Penolakan Allah; 105-106. Jangan Menyombongkan Amalmu 

©2017 GoogleSite Terms of ServicePrivacyDevelopersArtistsAbout Google
By purchasing this item, you are transacting with Google Payments and agreeing to the Google Payments Terms of Service and Privacy Notice.