Papillon

Noura Books
Free sample

Hanya ada satu aturan: keheningan absolut. Tidak boleh ada interaksi, tidak boleh ada percakapan. Penjara tidak “melunakkan”, penjara bertugas menghancurkan—fisik dan mental. Meracuni benak, menindas harapan, hingga tidak ada lagi yang tersisa selain rasa takut, dan kematian menjadi pilihan yang lebih masuk akal.

Kabur dari neraka berjeruji itu menjadi satu-satunya tujuan hidup Henri Charrière. Berkali-kali gagal, berkali-kali kembali tertangkap, tetap tak melunturkan tekadnya mendapatkan kebebasan.


“Aku harus membuktikan bahwa aku bisa, bahwa aku adalah,

dan akan menjadi manusia normal.

Barangkali tidak lebih baik, tetapi yang jelas tidak lebih buruk daripada yang lain.”

Kisah perjuangan hidup Henri dituangkan dalam buku sensasional ini, yang terjual lebih dari 1,5 juta kopi di Prancis sejak perilisannya.


[Mizan, Noura Books, Nourabooks, Novel, Fiksi, Fantasi, Terjemahan, Indonesia]


Read more
Collapse

About the author

Lahir pada 1906, dan dipenjara pada 1931, Henri Charrière akhirnya berhasil melarikan diri pada 1945 ke Venezuela, tempat dia menikah, tinggal di Caracas, dan membuka sebuah restoran.

Papillon adalah kisah nyata Henri tentang kehidupan penjara dan pelarian-pelarian yang dia lakukan dalam periode 14 tahun, dari 1931-1945 dan pertama kali diterbitkan di Prancis pada 30 April 1969. Pada masa perilisannya, Papillon menjadi sensasi dan langsung masuk daftar buku terlaris, menduduki posisi pertama selama 21 minggu dan terjual sekitar 1,5 juta kopi di Prancis saja. Sejak itu, buku ini sudah diterjemahkan ke lebih dari 20 bahasa.

Henri meninggal pada 29 Juli 1973 pada usia 67 tahun. 

Read more
Collapse
Loading...

Additional Information

Publisher
Noura Books
Read more
Collapse
Published on
Oct 9, 2018
Read more
Collapse
Pages
500
Read more
Collapse
ISBN
9786023852994
Read more
Collapse
Read more
Collapse
Read more
Collapse
Language
Indonesian
Read more
Collapse
Genres
Fiction / Fantasy / Contemporary
Read more
Collapse
Content Protection
This content is DRM protected.
Read more
Collapse
Read Aloud
Available on Android devices
Read more
Collapse

Reading information

Smartphones and Tablets

Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.

Laptops and Computers

You can read books purchased on Google Play using your computer's web browser.

eReaders and other devices

To read on e-ink devices like the Sony eReader or Barnes & Noble Nook, you'll need to download a file and transfer it to your device. Please follow the detailed Help center instructions to transfer the files to supported eReaders.
ÿRobinson Crusoe, tokoh utama, adalah seorang yang lahir di keluarga kaya dan terpandang di London. Ayah dan kakeknya adalah pengusaha sukses. Robinson menolak kehidupan nyaman ini, ia menginginkan pergi melaut, berpetualang, berjuang, dan hidup penuh tantangan. Di luar perkiraannya, tak satu pun pelayaran yang nyaman dan mengasyikkan, laut adalah kehidupan yang super keras dan hanya ?monster? yang tahan dengan kehidupan laut. Setelah kapalnya dihantam badai, ia berhasil tetap hidup. Ia berlanjut dengan menetap di Brazil dan sukses sebagai pengusaha perkebunan. Namun, godaan akan kekayaan yang lebih banyak membuatnya berlayar sekali lagi, menuju pantai-pantai Afrika untuk berdagang dengan orang sana: dagang hasil bumi dan budak. Kapalnya gagal tiba di Afrika karena badai, semua penumpang tewas kecuali dirinya.ÿ


Dianggap terinspirasi oleh pengalaman nyata, Robinson Ccrusoe menceritakan kisah tentang satu-satunya orang yang selamat dari sebuah kapal karam dan terdampar di sebuah pulau di Karibia. Dia bertahan melawan segala kesulitan, memikul derita sendirian hampir selama tiga dekade sambil menguasai dirinya sendiri maupun dunia barunya yang aneh. Diterbitkan pertama kali pada 25 April 1719, novel ini menjadi perbincangan menarik dari zaman ke zaman.

Terdampar di sebuah pulau, Robinson harus hidup sendiri. Pahitnya takdir adalah pil yang harus ia telan, ia mengutuk jalan hidup ini, merenungkan masa lalunya hingga dosa apa yang telah ia perbuat hingga layak menerima jalan ini. Tapi, lama-kelamaan, ia mulai melihat sisi positif pada takdirnya. Di samping segala kesusahan yang ada, ia merasa bahwa banyak hal yang bisa dan harus ia syukuri.ÿ

Semakin matang pribadinya, semakin banyak pula hal yang bisa ia rayakan ? Ia menjadikan dirinya sendiri semakin manusiawi, dengan belajar dari hewan-hewan, tanah, tanaman jagung, hujan, bahkan gempa bumi.

Dalam jurnalnya, pelaut terdampar berbaju kulit kambing ini mengisahkan rincian kesendirian dan banyak petualangannya, termasuk pertempuran sengit dengan kaum kanibal dan penyelamatan Friday yang luar biasa, orang yang akhirnya menjadi pelayan setia serta kawannya. Penggunaan detail yang luar biasa serta imajinatif oleh Defoe memberikan gambaran atas dunia pulau Crusoe dengan begitu nyata. Ketika berusaha meraih kembali kemanusiannya dari kebuasan lingkungannya, si pahlawab dengan rendah hati mempelajari segala keberanian, kesabaran, dan kepandaian yang menggetarkan.

Dipuji sebagai novel Inggris hebat pertama, Robinson Crusoe melahirkan banyak tiruan yang tak satupun melebihinya. [Mizan, Bentang, Pustaka, Novel, Fiksi, Terjemahan, Indonesia, Klasik]

©2019 GoogleSite Terms of ServicePrivacyDevelopersArtistsAbout Google|Location: United StatesLanguage: English (United States)
By purchasing this item, you are transacting with Google Payments and agreeing to the Google Payments Terms of Service and Privacy Notice.