Mulai dari biaya parkir liar, potongan admin dompet digital, makanan yang kedaluwarsa di kulkas, hingga "pajak sosial" berupa uang kondangan, arisan, dan rasa sungkan. Penulis mengajak Anda melihat bagaimana uang receh yang keluar tanpa sadar ini bisa menumpuk menjadi puluhan juta rupiah per tahun. Dilengkapi dengan kerangka kerja 30 hari yang sangat praktis, buku ini adalah panduan wajib bagi Anda yang ingin menambal kebocoran uang dan mengambil kembali kendali penuh atas hasil jerih payah Anda.
Ibrahim Anwar, yang dikenal sebagai Hibranwar, adalah seorang pengusaha dan penulis yang bekerja di persimpangan teknik, bisnis, dan konten. Ia memiliki latar belakang Sastra Belanda dari Universitas Indonesia, namun jalur kariernya berkembang ke arah yang lebih teknis dan strategis.
Ia memulai dari bidang sales dan marketing, lalu beralih ke peran kepemimpinan di beberapa perusahaan. Saat ini ia terlibat dalam PT Arsindo Integrasi Pompa, PT Witanabe Integrasi Indonesia, dan PT Hibrkraft Kreasi Indonesia. Aktivitasnya berfokus pada pengembangan sistem, baik dalam konteks industri maupun distribusi informasi.
Sebagai penulis, ia telah menghasilkan ratusan publikasi digital. Pendekatannya terhadap menulis tidak berangkat dari ekspresi personal, tetapi dari kebutuhan untuk menyusun, menguji, dan mendokumentasikan cara berpikir. Ia melihat konten sebagai bagian dari sistem yang dapat membangun kehadiran jangka panjang jika disusun dengan konsisten.
Gaya tulisannya cenderung langsung dan fungsional. Ia menghindari narasi yang tidak perlu dan lebih memilih struktur yang jelas. Melalui karyanya, ia mengajak pembaca untuk memahami pola, bukan hanya menerima informasi.
Karyanya mencerminkan minatnya pada struktur, efisiensi, dan keberlanjutan. Ia menulis bukan untuk menjelaskan dirinya, tetapi untuk membangun sesuatu yang bisa digunakan dan dikembangkan lebih lanjut.