Beberapa menit kemudian, suara tembakan memecah kesunyian.
Ketika Cecil Barker berlari masuk, ia mendapati Douglas telah roboh di lantai, wajahnya hancur oleh ledakan senapan jarak dekat. Di samping mayat itu tergeletak sebuah kartu kecil bertuliskan huruf-huruf aneh: “V. V. 341.”
Sherlock Holmes yang dipanggil ke Birlstone segera menyadari bahwa pembunuhan ini bukan sekadar perkara rumah tangga biasa. Ada jejak kaki yang terlalu jelas untuk dipercaya, ada sepeda misterius yang ditinggalkan tanpa pemilik, dan ada sebuah dumbbell yang hilang entah ke mana.
Namun yang paling mengusik Holmes adalah ketakutan yang tampak membayangi seluruh rumah itu—ketakutan lama, dingin, dan seolah datang dari masa lalu yang sangat jauh. Karena pembunuh John Douglas mungkin tidak datang dari Sussex.
Ia datang dari sebuah lembah penuh darah di Amerika.