Buku ini hadir membawa kabar baik dari kekayaan alam Indonesia yang mengungkap sebuah rahasia penyembuhan yang luar biasa. Madu hitam ternyata bukan sekadar cairan manis biasa; ia adalah “antibiotik” alami dengan kekuatan ganda.
Di dalam buku ini, Anda akan diajak menelusuri bukti-bukti medis yang meyakinkan:
1. Bagaimana madu hitam bekerja sebagai perisai tangguh yang mampu membunuh bakteri Staphylococcus aureus, musuh utama penyebab infeksi pada luka jahitan.
2. Fakta klinis yang mengejutkan bahwa ibu nifas yang mengonsumsi madu hitam mengalami percepatan penyembuhan yang signifikan—luka jahitan mereka terbukti mengering dan menyatu hampir sempurna hanya dalam waktu 7 hari.
3. Penjelasan ilmiah mengenai tingkat keamanan madu hitam yang terjamin, menjadikannya pendamping yang aman bagi ibu menyusui.
Ditulis dengan bahasa yang lugas dan mudah dipahami, buku ini menjembatani kearifan pengobatan tradisional dengan standar pembuktian medis modern. Sebuah panduan esensial bagi para ibu nifas yang mendambakan pemulihan cepat, serta referensi berharga bagi bidan dan praktisi kesehatan dalam memberikan asuhan kebidanan komplementer yang efektif dan alami.
Selamat menemukan solusi pemulihan terbaik dari alam.
Siti Rusyanti, S.ST., M.Keb. lahir di Pandeglang pada tanggal 29 September 1980. Saat ini penulis tinggal di Kota Serang, Provinsi Banten. Pendidikan tinggi ditempuh mulai dari DIV Bidan Pendidik UNPAD (lulus 2006), Magister Kebidanan UNPAD (lulus 2018), dan saat ini sebagai kandidat Doktor UIN Jakarta Konsentrasi Agama dan Kesehatan. Aktivitas penulis saat ini selain mengajar pada jenjang Diploma III Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Banten adalah sebagai Sekretaris Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Banten periode 2020-2024 dan periode 2024-sekarang, juga aktif sebagai penulis buku referensi, buku ajar, buku latihan soal uji kompetensi, publikasi pada jurnal nasional dan internasional, serta sebagai narasumber pada seminar kesehatan dan fasilitator pelatihan kesehatan. Jalin kerja sama dengan penulis via surel siti.rusyanti@poltekkesbanten.
Nani Yuningsih, S.ST., M.Tr.Keb. lahir di Lebak pada tanggal 07 Agustus 1976. Saat ini penulis tinggal di Rangkasbitung, Kab. Lebak, Banten. Pendidikan tinggi ditempuh mulai dari D4 Kebidanan, STIKIM Jakarta (lulus 2009), Pascasarjana Poltekkes Kemenkes Semarang (lulus 2018). Penulis pernah menjadi bidan PTT dan Bidan pelaksana di wilayah kerja Puskesmas sampai tahun 2012. Bergabung dengan Poltekkes Kemenkes Banten tahun 2013 dan aktif mengajar sejak tahun 2019 sampai sekarang pada jenjang DIII kebidanan. Mulai menyusun buku referensi dari Kemenkes tahun 2009 tentang penanganan TBC, menulis buku bahan ajar dari Optimal tahun 2022. Jalin kerja sama dengan penulis via surel adenani.yuningsih@gmail.com.
Hamtini, S.Pd., M.Si. lahir di Penebal pada tanggal 19 Maret 1986. Saat ini penulis tinggal di Kota Tangerang, Provinsi Banten. Pendidikan tinggi ditempuh mulai dari S1 Pendidikan Biologi Universitas Riau (lulus 2009), Magister Mikrobiologi IPB (lulus 2014). Aktivitas penulis saat ini adalah mengajar pada jenjang Diploma III Teknologi Laboratorium Medis Politeknik Kesehatan Kemenkes Banten. Jalin kerja sama dengan penulis via surel hamtini@poltekkesbanten.ac.id.