Isi buku mencakup:
Pemahaman struktur artikel ilmiah standar internasional (IMRAD).
Strategi memilih topik riset yang memiliki novelty.
Eksplorasi dan validasi data sekunder.
Penyusunan metodologi penelitian kuantitatif maupun kualitatif.
Teknik penulisan artikel sesuai author guidelines jurnal bereputasi.
Manajemen referensi dan etika publikasi.
Strategi memilih jurnal Scopus yang tepat.
Simulasi submission, respon revisi, serta checklist profesional sebelum pengiriman artikel.
Melalui studi kasus, latihan praktis, dan panduan langkah demi langkah, buku ini tidak hanya memberikan teori, tetapi juga pengalaman nyata yang dapat langsung diterapkan. Dengan demikian, mahasiswa pascasarjana akan lebih siap menghadapi tantangan publikasi, sekaligus meningkatkan peluang artikel mereka diterima di jurnal internasional bereputasi.
Dr. Suryaning Bawono adalah seorang akademisi, peneliti, dan praktisi yang aktif dalam bidang ekonomi, bisnis, serta publikasi ilmiah. Beliau menyelesaikan pendidikan doktoral (S3) di Universitas Merdeka Malang dan sejak tahun 2019 telah mengabdikan diri sebagai dosen di STIE Jaya Negara Tamansiswa Malang serta Universitas Jember.
Selain berkarier di dunia akademik, Dr. Suryaning juga mendirikan dan mengelola beberapa unit bisnis, termasuk penginapan di Banyuwangi serta perusahaan kreatif PT. Fros Yunior (Triplenine Communication) yang bergerak di bidang produksi buku multi-format, konten kreatif, NFT, hingga proyek fotografi internasional.
Dalam bidang penelitian, Dr. Suryaning memiliki rekam jejak publikasi yang terindeks di berbagai database internasional. H-index beliau tercatat 5 di Scopus dan 17 di Google Scholar, menunjukkan kontribusi yang konsisten dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Fokus risetnya meliputi metodologi penelitian, pemanfaatan data sekunder, serta strategi publikasi di jurnal bereputasi.
Sebagai penulis, Dr. Suryaning berkomitmen menghadirkan karya yang aplikatif dan relevan bagi mahasiswa pascasarjana. Buku Menembus Scopus: Panduan Praktis Menulis Artikel Ilmiah Berbasis Data Sekunder merupakan salah satu upaya beliau untuk membekali generasi akademisi muda dengan keterampilan menulis dan strategi publikasi yang sesuai standar internasional.