Like Water for Chocolate

Bentang Pustaka
Free sample

Terlahir sebagai putri bungsu keluarga La Garza, Tita harus mematuhi tradisi untuk  tidak pernah menikah demi merawat orangtua. Namun, Tita justru jatuh cinta kepada Pedro. Mama Elena, ibunya, berang dan justru menikahkan Pedro dengan kakak Tita. Wanita itu bahkan memaksa Tita menyiapkan jamuan pesta pernikahan mereka. 


Maka, terciptalah roti pernikahan Chabella yang mencetuskan kehampaan di hati semua tamu yang menyantapnya hingga menangis tersedu-sedan. Namun, tanpa Tita sadari, pernikahan Pedro barulah awal dari rentetan tragedi lain dalam hidup Tita. Betulkah nasib sekejam itu kepadanya?


Bestseller selama hampir 2 tahun di Meksiko, Amerika, dan diikuti di negara-negara lain, Like Water for Chocolate menyajikan pergulatan budaya Amerika Latin, feminisme, politik, dan revolusi yang dibingkai sebuah drama keluarga. Kisah yang membumi dengan sentuhan nuansa magis ini seakan menyadarkan pembaca bahwa dapur bukan sekadar tempat mengolah makanan, tetapi juga muara sebuah kehidupan.


[Mizan, Qanita, Novel, Horor, Percintaan, Misteri, Dewasa, Indonesia]

Read more
Collapse

About the author

Terlahir pada 1950, Laura esquivel tumbuh di daerah pinggiran Mexico City yang sepi. Ayahnya, seorang operator telegraf, dan ibunya, seorang ibu rumah tangga. Bakat bercerita Laura agaknya diturunkan oleh ayahnya. Sang ayah sangat pandai bercerita. Dia akan merangkai cerita dan meminta anak-anaknya menyusun plot mereka sendiri untuk kemudian merekamnya. Laura Esquivel sangat menikmati masa-masa itu dan bertekad mengambil jalan karier yang berhubungan dengan anak-anak. Kemudian dia masuk sekolah guru dan mulai mengajar TK serta membimbing anak-anak muda yang tertarik dengan teater.


Perjalanan hidup membawanya berkiprah lebih lanjut dalam dunia teater. Pernikahannya dengan seorang aktor membuatnya semakin menikmati dunia teater. Laura Esquivel membentuk teater anak-anak dan menuliskan naskah drama. Pada saat itu pula Laura Esquivel mulai tertarik dengan penulisan skenario. Pada 1988, dia mulai menuliskan manuskrip Like Water for Chocolate, yang kemudian berkembang menjadi novel pertamanya.


Like Water for Chocolate segera menjadi bestseller di Meksiko. Ketika kemudian sampai ke Amerika, di sana pun novel ini merajai tangga bestseller. Tak tanggung-tanggung, novel ini berhasil bertahan hingga 2 tahun. Tidak heran jika kemudian produser film tergiur mengadaptasikannya ke layar lebar.


Keseriusannya menekuni dunia penulisan skenario membuatnya menjadi nominator Ariel Award untuk kategori skenario terbaik oleh Mexican Academy of Motion Pictures atas skenario Chido One. Ariel Award adalah penghargaan film bergengsi di Meksiko. Film Like Water for Chocolate menyabet Ariel Award pada 1992 dan pada 1993 menjadi film asing paling laris yang pernah ditayangkan di Amerika. 

 

Pada 1994 Like Water for Chocolate memenangkan penghargaan bergengsi ABBY, yang diberikan setiap tahun oleh American Booksellers Association untuk buku yang paling disukai para anggota organisasi itu.


Laura Esquivel kini tinggal di Meksiko

Read more
Collapse
Loading...

Additional Information

Publisher
Bentang Pustaka
Read more
Collapse
Published on
Aug 24, 2018
Read more
Collapse
Pages
356
Read more
Collapse
ISBN
9786022914969
Read more
Collapse
Read more
Collapse
Read more
Collapse
Language
Indonesian
Read more
Collapse
Genres
Fiction / Classics
Fiction / General
Read more
Collapse
Content Protection
This content is DRM protected.
Read more
Collapse
Read Aloud
Available on Android devices
Read more
Collapse

Reading information

Smartphones and Tablets

Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.

Laptops and Computers

You can read books purchased on Google Play using your computer's web browser.

eReaders and other devices

To read on e-ink devices like the Sony eReader or Barnes & Noble Nook, you'll need to download a file and transfer it to your device. Please follow the detailed Help center instructions to transfer the files to supported eReaders.
Dua puluh tahun lalu, Jean Louise menyaksikan Atticus, sang Ayah, membela Negro di pengadilan Maycomb County. Kini, Jean Louise menyadari bahwa Maycomb dan sang Ayah, ternyata tak seperti yang dia kira selama ini dan dia pun bukan Scout yang polos lagi.

Go Set a Watchman adalah naskah pertama yang diajukan Harper Lee kepada penerbit sebelum To Kill a Mockingbird, yang memenangi Pulitzer. Setelah 60 tahun dianggap hilang, naskah berharga ini ditemukan pada akhir 2014. Terbitnya Go Set a Watchman disambut animo luar biasa. Buku ini terjual lebih dari 1,1 juta kopi di minggu pertama, memuncaki daftar bestseller di Amerika selama 5 minggu berturut-turut dalam 1,5 bulan, dan mengalahkan penjualan Harry Potter serta 50 Shades of Grey. Go Set a Watchman, warisan berharga Harper Lee, penulis Amerika paling berpengaruh pada abad ke-20. 

"Go Set a Watchman mempertanyakan beberapa hal penting
yang justru disamarkan dalam To Kill a Mockingbird.
Menghibur, lucu, tapi lugas dan jujur."-Ursula K. Le Guin, penulis The Earthsea Cycle

"Aset terbesar Go Set a Watchman ialah perannya dalam memicu diskusi jujur tentang sejarah gelap Amerika mengenai persamaan ras."-San Francisco Chronicle

"Luar biasa, sebuah novel yang ditulis lebih dari 50 tahun lalu ternyata masih kontekstual dengan masalah yang kita hadapi sekarang, tentang ras dan ketidakadilan."-Chicago Tribune

"Go Set a Watchman lebih kompleks daripada To Kill a Mockingbird,
karya klasik Harper Lee. Sebuah novel yang lengkap …
sebuah karya sastra baru yang memuaskan dan autentik." -The Guardian

"Go Set a Watchman memberikan pencerahan tentang kompleksitas
dan kecerdasan salah satu penulis Amerika yang paling penting."-USA Today

"Seperti yang dikemukakan Faulkner, kisah yang bagus adalah kisah manusia yang berkonflik dengan nuraninya. Dan itu adalah ringkasan yang tepat tentang Go Set a Watchman."-Daily Beast

"Kompleksitas karakter Atticus membuat Go Set a Watchman pantas dibaca. Dengan Mockingbird, Harper Lee membuat kita mempertanyakan
siapa sebenarnya diri kita dan apa yang sebenarnya kita tahu. Go Set a Watchman meneruskan tradisi mulia ini." -New York Post

[Mizan, Mizan Publishing, Novel, Terjemahan, Legendaris, Indonesia]

©2019 GoogleSite Terms of ServicePrivacyDevelopersArtistsAbout Google|Location: United StatesLanguage: English (United States)
By purchasing this item, you are transacting with Google Payments and agreeing to the Google Payments Terms of Service and Privacy Notice.