PANCASILA: Revolusi Tidak Pernah Selesai adalah pembacaan ulang terhadap dasar negara dalam konteks Indonesia kontemporer. Buku ini menelusuri bagaimana sejarah dikonstruksi, bagaimana ideologi berubah menjadi simbol, dan bagaimana kesadaran kolektif perlahan menjauh dari nilai yang pernah diperjuangkan.
Agung Webe tidak menawarkan tafsir resmi. Ia mengajak pembaca melihat Pancasila bukan sebagai teks yang sakral dan statis, melainkan sebagai medan kesadaran yang terus bergerak. Melalui refleksi historis, kritik sosial, dan pembongkaran praktik kekuasaan, buku ini mengungkap jarak antara idealitas dan realitas.
Revolusi dalam buku ini bukan sekadar perubahan politik. Ia adalah pergeseran cara memahami. Revolusi adalah keberanian untuk meninjau ulang fondasi, mempertanyakan formalitas, dan menghidupkan kembali makna yang terkikis oleh rutinitas.
Karena Pancasila bukan sekadar hafalan. Ia adalah laku. Dan selama ia belum sepenuhnya menjadi kesadaran, revolusi itu belum selesai.
email: agung_webe@yahoo.com