Qasidah Berjanji

Pastel Books
3
Free sample

Bagaimana jika game yang kamu mainkan menjauhkanmu dari orang yang menyayangimu? Bagaimana perasaanmu jika saat memeluk ibu, sosoknya menjadi angin yang tiak dapat disentuh? itulah yang dialami qasidah. Dia terhisap ke dimensi lain dan terancam tidak akan lagi bertemu ibunya. Qasidah pun berjuang kembali ke dunia nyata. Diamond Kingdom adalah dimensi game yang didiami makhluk-makhluk fantastis: Ibu Merak, Putri pelangi, hingga Monster Parasit yang mengancam keselamatan Qasidah. Meskipun ibu jauh, doa beliau mewujud menjadi kakak yang senantiasa melindunginya. namun, jalan pulang hanya bisa ditapaki Qasidah sendiri.

Apa yang kamu lakukan saat berputus asa? Saat tidak ada satupun upayamu yang membuahkan arti? Saat itu usahamu mungkin gagal, tapi berusaha tidak akan membuatmu menyesal.

[Mizan Publishing, Novel, Remaja, Indonesia]

Read more
Collapse

About the author

Harry Dagoe lahir di Jakarta, 12 Desember 1969. Walaupun, dia anak keenam dari tujuh bersaudara, tapi teman terdekatnya sejak kecil adalah “filem”, cerpen, dan komik.

Ini karena jarak umurnya dengan umur kakakkakaknya terpaut jauh, sementara itu adiknya adalah anak perempuan. Orangtua Harry, Soetomo dan Sumiharti, super-sibuk bahu membahu berjuang demi tujuh anak-anaknya.

Kala itu, Harry merasa semakin lama dunia sekelilingnya semakin “sempit”. Imajinasi adalah daya eksplorasi pada alam semestanya. Sejak berusia lima belas tahun, dia mulai menulis cerpen. Majalah anak-anak “Ananda” adalah majalah pertama memuat cerpen karyanya. Meski imajinasi menjadi sahabat kentalnya, kepedulian terhadap kehidupan di sekelilingnya kerap menjadi aksentuasi kental dalam kisah-kisah cerpennya.

Kecintaan Harry pada dunia “filem” juga semakin besar kala itu. Sejak SMP, dia mulai belajar musik klasik dan seni peran. Saat SMP dengan polosnya dia sudah berpikir bahwa selain tulisan, untuk berkiprah di dunia “filem” perlu pengetahuan tentang seni peran dan musik. Kedua bidang tersebut akhirnya dijalani dengan kecintaan pula. Irisan-Irisan Hati adalah “filem” pertama Harry sebagai aktor. Bebagai serial TV dan iklan TV pun disambanginya sebelum acting-nya dalam “filem” KULDESAK mendapat pujian dari sejumlah kritikus “filem” di Indonesia. Pachinko & Everyone’s Happy, Cinta Setaman, dan judul-judul lainnya menyambung keaktorannya hingga kini.

Di bidang musik, akhirnya dia aktif menjadi komposer, setelah menjadi finalis dan menjuarai festival gitar yang diikutinya di Indonesia. Lagu-lagu dalam serial Ratu Malu & Jendral Kancil, “filem” Melodi, Sunya, dan lain-lain adalah hasil kreasinya. Harry sempat pula mengajar gitar klasik di Sekolah Musik Vidi Vici, Jakarta.

Harry merampungkan kuliah di Jurusan Film & TV, major Penyutradaraan di Institut Kesenian Jakarta (IKJ-LPKJ ) pada 1995. Pada 1996, “filem” pendek yang ditulis, disutradarai dan diproduksinya, Happy Ending menjadi official selection pada berbagai festival “filem” Internasional besar seperti Toronto Worldwide Short Film Festival, lalu dianugerahi penghargaan Outstanding Short Film pada Pusan International Film Festival, Korea Selatan. Di dalam negeri, dia dianugerahi penghargaan Sutradara Terbaik pada FSI 1998 untuk “filem” musikal televisi yang disutradarainya Mencari Pelangi. Serial tersebut juga menjadi serial terbaik “filem” televisi Indonesia pada tahun itu. Serial musikal anak-anak yang diproduksi, ditulis, dan disutradarainya, Ratu Malu & Jendral Kancil dianugerahi penghargaan Serial Anak-Anak Terbaik dan Skenario Serial Terbaik pada FFB 2004.

Buana Jaka dan Ali Topan Anak Jalanan adalah beberapa dari sekian serial yang disutradarainya. Eksplorasi pada penyutradaraan non-drama pun dijajakinya dengan acara GOL, Gol, Gol ...! yang mendapat sukses besar kala itu.

“Filem” yang diproduksi, ditulis, dan disutradarai Harry Cinta Setaman dinominasikan sebagai Film Asia Terbaik pada sebuah festival “filem” di Singapura pada 2009.

Dengan “filem” Harry memperkenalkan nama Indonesia pada berbagai belahan dunia dari visinya. Pada 1999, Pemerintah Jepang menganugerahi Fellowship Award atas prestasinya di usia muda. Pada 2006, Pemerintah Jepang kembali memberi scholarship untuk workshop “filem” digital dan “filem” bisnis di Yokohama.

Novel saku pertamanya yang berjudul Pachinko & Everyone’s Happy adalah setting kehidupan yang dia lihat saat tinggal selama sembilan bulan di Tokyo, 1999-2000. Novel itu lantas dibuat versi “filemnya”. “Filem” itu merupakan “filem” Jepang pertama yang dibuat oleh orang non-Jepang. Pachinko & Everyone’s Happy menuai kontroversi di Indonesia, tetapi mendapat sambutan kritikus “filem” Indonesia karena dianggap melahirkan bentuk baru dalam perfilman Indonesia. “Filem” itu juga menjadi tema seminar interaksi budaya bangsa di Asia yang diadakan oleh Melbourne University.

Kini, di tengah peluncuran novel Qasidah Berjanji, Harry juga sedang mempersiapkan peluncuran “filem” produksi terbarunya berjudul Sunya (Bejo). Sebuah “filem” surealis dan penuh enigma yang berlatarkan budaya Jawa kuno.

Harry bisa dihubungi via e-mail di cinemaku@ yahoo.com.



Salma Salsabila Abdillah, lahir di Jakarta 21 Maret 2000, dari orangtua bernama Dewi Haryati dan Adwi Sukrisno. Sekarang, dia tinggal di Magelang, Jawa Tengah. Salma bersekolah di SMA Negeri 4 Kota Magelang, kelas X-9.

Salma pernah menulis novel dalam seri Kecil-Kecil Punya Karya, berjudul Super Duper Adventure. Saat ini, dia bisa dihubungi via e-mail di salmaalfina@yahoo.com.

Read more
Collapse
5.0
3 total
Loading...

Additional Information

Publisher
Pastel Books
Read more
Collapse
Published on
Oct 10, 2016
Read more
Collapse
Pages
184
Read more
Collapse
ISBN
9786027870901
Read more
Collapse
Read more
Collapse
Read more
Collapse
Language
Indonesian
Read more
Collapse
Genres
Juvenile Fiction / Comics & Graphic Novels / General
Juvenile Fiction / Fairy Tales & Folklore / General
Read more
Collapse
Content Protection
This content is DRM protected.
Read more
Collapse
Read Aloud
Available on Android devices
Read more
Collapse

Reading information

Smartphones and Tablets

Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.

Laptops and Computers

You can read books purchased on Google Play using your computer's web browser.

eReaders and other devices

To read on e-ink devices like the Sony eReader or Barnes & Noble Nook, you'll need to download a file and transfer it to your device. Please follow the detailed Help center instructions to transfer the files to supported eReaders.
©2019 GoogleSite Terms of ServicePrivacyDevelopersArtistsAbout Google|Location: United StatesLanguage: English (United States)
By purchasing this item, you are transacting with Google Payments and agreeing to the Google Payments Terms of Service and Privacy Notice.