Buku ini menyajikan beragam studi kasus mengenai bagaimana masyarakat Indonesia berinteraksi dengan Al-Qur’an dalam berbagai konteks, baik secara personal maupun kolektif. Melalui pendekatan multidisipliner meliputi sejarah, sosiologi, antropologi, hingga seni, buku ini memaparkan wujud Living Qur’an dalam kehidupan nyata misalnya tradisi lokal seperti sedekah Klentungan, sima’an Al-Qur’an, hingga inovasi seperti air khataman dan konten tilawah di media digital serta masih banyak lagi. Dengan bahasa yang sederhana dan ilmiah, buku ini mengajak pembaca menyelami bagaimana Al-Qur’an hidup dan bermakna dalam dinamika masyarakat. Harapannya, buku ini dapat memperluas wawasan pembaca serta menumbuhkan kesadaran bahwa Al-Qur’an sesungguhnya hadir dan tumbuh bersama kehidupan umatnya.