Kekurangan zat besi dapat menimbulkan terjadinya anemia karena pembentukan sel-sel darah merah dan fungsi lain dalam tubuh terganggu. Mencegah terjadinya anemia maka perlu adanya keseimbangan antara kebutuhan tubuh dengan masukan zat besi yang berasal dari makanan. Menu makanan yang banyak mengandung zat besi belum menjamin ketersediaan zat besi yang memadai karena jumlah zat besi yang diabsorbsi sangat dipengaruhi oleh jenis makanan sumber zat besi, ada tidaknya zat penghambat dan yang meningkatkan absorbsi zat besi dalam makanan.
Buku ini disusun untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa, peneliti, rekan sejawat, dan masyarakat dalam menambah referensi dan pengetahuan mengenai konsumsi sumber zat besi, inhibitor dan enhancer zat besi dengan kejadian anemia pada remaja putri.
Dr. Hj. Sukmawati, SKM., M.Kes. RD. lahir di Panyula, Kabupaten Bone pada tanggal 16 November 1965. Riwayat Pendidikan: Lulus D3 Akademi Gizi Ujung Pandang tahun 1992; Lulus S1 Kesehatan Masyarakat, Konsentrasi Gizi, Universitas Hasanuddin (UNHAS) tahun 2000; Lulus S2 Kesehatan Masyarakat Konsentrasi Gizi, Universitas Hasanuddin (UNHAS) tahun 2004; Lulus S3 Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (UNAIR) tahun 2019. Riwayat pekerjaan: Tahun 1986-1997 bekerja sebagai staf Sub. KIA di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan; Tahun 1997 sampai saat ini sebagai dosen di Poltekkes Kemenkes Makassar. Penulis pernah menulis buku ajar: Ilmu Gizi Dasar tahun 2013; Gizi Kuliner tahun 2014; Etika Profesi tahun 2015; Menulis Modul Stimulasi Psikososial Pemberian Makan Anak dan Perawatan Kesehatan Anak Balita Stunting Umur 24-36 Bulan, diterbitkan oleh Forum Ilmiah Kesehatan tahun 2018; Menulis buku Aneka Menu Lengkap dan Peristiwa Khusus tahun 2022; Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita Tahun 2023. Penulis aktif melakukan penelitian dan menulis artikel di jurnal nasional dan internasional sejak tahun 2016 sampai sekarang.