Anak Asuh Bernama Indonesia (DAUR I)

Bentang Pustaka
8
Free sample

Aku dititipi perjuangan bersama engkau semua, anak-anak dan cucu-cucuku. Perjuangan yang meskipun engkau dikepung oleh kegelapan, tetapi engkau tetap sanggup menerbitkan cahaya dari dalam dirimu. Meskipun terbata-bata di jalanan yang sangat terjal, engkau tetap mampu menata kuda-kuda langkahmu sehingga keterjalan jalan itu bergabung ke dalam harmoni tangguhnya langkah-langkahmu.

Bahkan, sekalipun engkau ditimpa, ditindih, dihajar, dan seakan-akan dihancurkan oleh beribu beban dan permasalahan, engkau justru menjadi anak-anak cucu-cucuku yang mengubah jalanan itu menjadi rata bagi semua orang.

Maka, melalui tulisan-tulisan ini, kutitipkan hutan belantara pemikiranku kepadamu.


Seri Daur merupakan catatan harian Emha Ainun Nadjib yang ditulis sepanjang 2016. Tulisan-tulisan dalam buku ini bertujuan untuk mengajak para pembaca melakukan dekonstruksi pemahaman nilai, pola komunikasi, metode perhubungan kultural, pendidikan cara berpikir, serta pengupayaan solusi masalah masyarakat.

[Mizan, Bentang Pustaka, Sosial, Budaya, Indonesia]

Spesial Bentang Emha 

Read more
Collapse

About the author

EMHA AINUN NADJIB, lahir pada 27 Mei 1953 di Jombang, Jawa Timur. Pernah meguru di Pondok Pesantren Gontor, dan ''singgah'' di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada. Emha Ainun Nadjib merupakan cendekiawan sekaligus budayawan yang piawai dalam menggagas dan menoreh kata-kata. Tulisan-tulisannya, baik esai, kolom, cerpen, dan puisi-puisinya banyak menghiasi pelbagai media cetak terkemuka.Pada 1980-an aktif mengikuti kegiatan kesenian internasional, seperti Lokakarya Teater di Filipina (1980); International Writing Program di Universitas Iowa, Iowa City, AS (1984); Festival Penyair Internasional di Rotterdam, Belanda (1984); serta Festival Horizonte III di Berlin Barat, Jerman Barat (1985).Cukup banyak dari karya-karyanya, baik sajak maupun esai, yang telah dibukukan. Di antara sajak yang telah terbit, antara lain ''M'' Frustasi (1976), Sajak Sepanjang Jalan (1978), Syair Lautan Jilbab (1989), Seribu Masjid Satu Jumlahnya (1990), dan Cahaya Maha Cahaya (1991).Adapun kumpulan esainya yang telah terbit, antara lain Indonesia: Markesot Bertutur, Markesot Bertutur Lagi, Arus Bawah (2014), Anggukan Ritmis Kaki Pak Kiai (2015), Gelandangan di Kampung Sendiri (2015), Sedang Tuhan pun Cemburu (2015), 99 untuk Tuhanku (2015), Istriku Seribu (2015), Kagum kepada Orang Indonesia (2015), Titik Nadir Demokrasi (2016), dan Tidak. Jibril Tidak Pensiun! (2016).
Read more
Collapse
5.0
8 total
Loading...

Additional Information

Publisher
Bentang Pustaka
Read more
Collapse
Published on
Jul 25, 2017
Read more
Collapse
Pages
412
Read more
Collapse
ISBN
9786022913979
Read more
Collapse
Read more
Collapse
Read more
Collapse
Language
Indonesian
Read more
Collapse
Genres
Philosophy / Ethics & Moral Philosophy
Read more
Collapse
Content Protection
This content is DRM protected.
Read more
Collapse
Read Aloud
Available on Android devices
Read more
Collapse

Reading information

Smartphones and Tablets

Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.

Laptops and Computers

You can read books purchased on Google Play using your computer's web browser.

eReaders and other devices

To read on e-ink devices like the Sony eReader or Barnes & Noble Nook, you'll need to download a file and transfer it to your device. Please follow the detailed Help center instructions to transfer the files to supported eReaders.
Mizan Gold Edition adalah spesial dari karya-karya terbaik penulis dunia. Hadir dalam kualitas teks prima serta kemasan dan bahan eksklusif, seri ini layak menjadi koleksi para pencinta sejati buku. Sophie, seorang pelajar sekolah menengah berusia empat belas tahu. Suatu hari sepulang sekolah, dia mendapat sebuah surat misterius yang hanya berisikan satu pertanyaan: ?Siapa kamu?? Belum habis keheranannya, pada hari yang sama dia mendapat surat lain yang bertanya: ?Dari manakah datangnya dunia?? Seakan tersentak dari rutinitas hidup sehari-hari, surat-surat itu mempuat Sophie mulai mempertanyakan soal-soal mendasar yang tak pernah dipikirkannya selama ini. Dia mulai belajar filsafat.

Anda sudah lama ingin tahu apa filsafat, tetapi selalu tidak sempat, terlalu kabur, terlalu abstrak, terlalu susah, terlalu bertele-tele? Bacalah buku manis ini di mana Sophie, anak putri 14 tahun, menjadi terpesona karenanya.?

Prof. Franz Magnis-Suseno

Kata banyak orang, filsafat itu sulit. Siapa bilang? Bacalah buku Dunia Sophie ini, dan Anda akan tahu, filsafat itu amat mudah dipahami. Makin Anda membaca buku ini, makin Anda ketagihan untuk berfilsafat. Anda tak perlu lagi mengerutkan dahi karena filsafat ternyata juga bisa dinikmati sebagai novel yang enak dibaca.?

Dr. Sindhunataÿ

Menikmati filsafat seasyik membaca cerita detektif, itulah yang ditawarkan Gaarder dalam buku ini. Sejarah filsafat selama dua setengah milenium menjadi bahan perbincangan dengan seorang anak. Saat Anda menemukan pelakunya bersama anak ini, Anda sudah banyak mencicipi filsafat.?

Dr. F. Budi Hardiman, Penulis buku Filsafat Modern

ÿ?Novel ini berkisah tentang pergulatan para filsuf dalam bertanya, berdebat, dan merenung pelbagai jawaban kehidupan. Cara berkisah novel ini sungguh memikat dan pasti membuat pembaca awam semakin ?kepincut? untuk membacanya tanpa jeda.?

Donny Gahral Adian, M.Hum., Ketua Jurusan Filsafat Universitas Indonesiaÿ

"Dunia Sophie adalah pengantar ke dunia filsafat yang paling menarik karena disajikan dalam bentuk cerita setengah detektif. Seru, tegang, mendebarkan, namun mencerahkan! Jangan lewatkan buku ini!?

Jansen H. Sinamo, Guru Etos Indonesiaÿ

Pengungkapan alur pikir filsafat menggunakan bahasa sederhana sehingga mudah untuk dipahami masyarakat awam filsafat. Uraian filsafat dalam buku ini tidak menghilangkan substansi pendapat masing-masing filsuf.?

Dr. Abbas Hamami Mintaredja, Dekan Fakultas Filsafat UGM

ÿ?Pertama-tama, bayangkan sebuah buku pengantar filsafat untuk pemula, ditulis oleh seorang guru SMA. Kemudian bayangkan sebuah novel fantasi?semacam versi modern Through the Looking Glass. Padukan dua genre yang sangat berbeda ini, dan apa yang Anda peroleh? Ternyata sebuah best-seller internasional.?

Time

Cerita yang sangat menghibur dan imajinatif, membungkus sebuah pesan filosofis yang menantang pikiran.?

Daily Mail

Luar biasa ? Jostein Gaarder berhasil meringkas 3.000 tahun sejarah pemikiran; menyederhanakan argument-argumen yang sangat rumie tanpa merusaknya. Benar-benar prestasi hebat!?

The Sunday Times

Mengagumkan. Sebuah novel misteri yang cerdas dan menggemaskan, yang kebetulan juga merupakan sebuah sejarah filsafat".

The Washington Post Book Worldÿ

"Dunia Sophie benar-benar menyenangkan. Andai saja ada buku semacam ini ketika saya belajar filsafat di perguruan tinggi!?

Madeleine L'Engle, penulis Wringkle in Time [ Mizan, Pustaka, Novel, Filsafat, Indonesia]

©2018 GoogleSite Terms of ServicePrivacyDevelopersArtistsAbout Google|Location: United StatesLanguage: English (United States)
By purchasing this item, you are transacting with Google Payments and agreeing to the Google Payments Terms of Service and Privacy Notice.