Jejak Bahasa di Dunia Maya: Mengungkap Kejahatan Siber Lewat Linguistik Forensik

· Penerbit NEM
Ebook
227
Pages

About this ebook

Buku “Jejak Bahasa di Dunia Maya: Mengungkap Kejahatan Siber Lewat Linguistik Forensik mengungkap bagaimana bahasa menjadi bukti yang hidup di dunia digital. Setiap kata, komentar, dan pesan yang kita tulis meninggalkan jejak linguistik yang dapat mengungkap identitas, niat, bahkan kejahatan yang tersembunyi di balik layar.

Melalui penjelasan yang ringan namun ilmiah, buku ini mengajak pembaca memahami hubungan antara bahasa, teknologi, dan hukum dalam menghadapi berbagai bentuk kejahatan siber seperti penipuan daring, ujaran kebencian, dan penyebaran hoaks. Linguistik forensik diperkenalkan sebagai alat analisis yang mampu menelusuri motif dan pola kebahasaan pelaku kejahatan digital.

Lebih dari sekadar kajian akademik, buku ini menjadi panduan praktis bagi masyarakat untuk membangun kesadaran berbahasa dan literasi digital yang cerdas serta etis. Buku ini menegaskan bahwa dunia maya bukanlah ruang tanpa hukum, dan setiap kata memiliki konsekuensi sosial dan moral. Dengan pemahaman linguistik forensik, pembaca diajak menjadi bagian dari masyarakat yang lebih kritis, aman, dan beradab di era digital.

Discover more

About the author

Dr. J. Anhar Rabi Hamsah Tis’ah, M.Pd. lahir di Bereng Bengkel, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah pada tanggal 04 Mei 1990. Dia menyelesaikan pendidikan sarjana pada Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya, dan dinyatakan lulus pada tahun 2013. Kecintaannya pada dunia bahasa dan pendidikan mengantarkan penulis melanjutkan pendidikan magister pada program Magister Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Palangka Raya, dan berhasil meraih gelar M.Pd. pada tahun 2016.

Komitmen terhadap pengembangan ilmu bahasa membawanya untuk menempuh pendidikan doktoral pada Program Studi Linguistik Terapan, Universitas Negeri Jakarta, dengan konsentrasi Linguistik Forensik. Penulis menyelesaikan studi doktoralnya pada tahun 2024, sekaligus menjadi salah satu akademisi yang mengembangkan kajian linguistik forensik di Indonesia, khususnya dalam ranah penegakan hukum dan analisis bahasa sebagai alat bukti.

Selain menekuni kegiatan akademik sebagai dosen tetap di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta dan peneliti, penulis juga aktif menjadi Saksi Ahli Linguistik Forensik di berbagai perkara pidana, terutama yang berkaitan dengan pragmatik, analisis ujaran, percakapan digital, dan bukti bahasa dalam proses penyidikan. Salah satu penugasan penting dalam karier profesionalnya adalah menjadi Saksi Ahli Linguistik Forensik pada kasus narkotika dengan terdakwa mantan Jenderal Polisi Teddy Minahasa pada tahun 2023. Keterlibatan tersebut menunjukkan kontribusi nyata penulis dalam menguatkan peran ilmu bahasa bagi kepentingan keadilan dan sistem hukum di Indonesia.

Dedikasi dalam bidang linguistik forensik, pendidikan bahasa, serta literasi digital menjadikan penulis aktif dalam berbagai penelitian, pelatihan, dan pengabdian kepada masyarakat. Buku “Jejak Bahasa di Dunia Maya: Mengungkap Kejahatan Siber Lewat Linguistik Forensik” merupakan salah satu upaya penulis untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang pentingnya kesadaran bahasa, keamanan digital, serta peran linguistik dalam penegakan hukum modern. Jalin kerja sama dengan penulis via surel janharqisty@gmail.com/ anhar.rabi@umj.ac.id.

Rate this ebook

Tell us what you think.

Reading information

Smartphones and tablets
Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.
Laptops and computers
You can listen to audiobooks purchased on Google Play using your computer's web browser.
eReaders and other devices
To read on e-ink devices like Kobo eReaders, you'll need to download a file and transfer it to your device. Follow the detailed Help Center instructions to transfer the files to supported eReaders.