Sebagai pimpinan FKIP ULM, kepada para penulis puisi, saya mengucapkan terima kasih. Karya puisi banyak penggemarnya, bahkan pencandu, sebagai saluran pikiran dan perasaan. Puisi adalah wadah pikiran dan perasaan yang diramu dari kata-kata bermakna dalam rangkaian indah bait-bait hebat. Semogalah penerbitan antologi puisi ini semakin menggairahkan penulisan, terutama ranah sastra.
Prof. Dr. Sunarno Basuki, Drs., M.Kes. AIFO
Antologi Puisi “The Professor” bermula dari hal sederhana. Sebagaimana biasa, Bambang Subiyakto dan Jumadi ke rumah Ersis Warmansyah Abbas untuk berdiskusi berbagai hal dan terbesit ingatan ke tahun 2006, ya tahun 2006, ketika berstatus dosen muda, berinisiatif menulis antologi puisi dan jadilah antologi puisi Tajuk Bunga.
Setelah menyandang jabatan profesor, manakala menulis puisi tentu dapat dijadikan antologi puisi. Para profesor dikirimi permintaan melalui WhatsApp. Dalam seminggu naskah terkumpul. Bersegera Ersis Warmansyah Abbas, menjadikan puisi para profesor tersebut dummy antologi puisi berjudul “The Professor.” Harap maklum, para profesor bukanlah satrawan profesional, adanya kekurangan dan “kelemahan” di sana-sini, bukanlah penghalang.
Semoga penerbitan antologi puisi “The Professor” menjadi tambahan amunisi untuk menulis, menulis, dan terus menulis, menulis apa yang pantas ditulis.
Semoga bermanfaat adanya dan berkah. Aamiin.
Prof. Datu CH., Dr., Drs. Ersis Warmansyah Abbas, BA, M.Pd.; Prof. Dr. Bambang Subiyakto, BA, M.Hum.; Prof. Dr. Jumadi, M.Pd.