Tentang Bodofa PBB Brahma
Upendra Nath Brahma (1956-1990) yang dikenal sebagai "Bodofa" di Bodo, (Bapak para Bodo) adalah pemimpin visioner komunitas Bodo. Sebagai ketua mahasiswa di Persatuan Mahasiswa Seluruh Bodo (ABSU), ia menyadari betul bahwa buta huruf dan minimnya fasilitas pendidikan yang memadai menjadi penyebab utama keterbelakangan masyarakat Bodo, oleh karena itu ia menghimbau kepada sesama warga untuk memberikan pendidikan kepada generasi muda. generasi untuk emansipasi mereka dari perjuangan sosial.
Kemudian, saat memimpin Gerakan Bodoland, dia berhasil mendapatkan kepercayaan massa dengan mengadvokasi pemindahtanganan tanah, persamaan hak, dan juga mengupayakan keharmonisan komunal. Perjuangan dan pengorbanannya akhirnya berhasil mengembalikan jati diri masyarakat Bodo.
Hari ini, untuk menghormati Bodofa, sebuah penghargaan yang diprakarsai oleh ABSU bertajuk Penghargaan Prajurit Kemanusiaan Brahma PBB dianugerahkan setiap tahun kepada tokoh-tokoh terkemuka yang bekerja di bidang pembangunan sosial-ekonomi, politik, sastra, budaya, pendidikan, dll. dan orang-orang yang kekurangan. Juga rangkaian 80 sekolah (dari KG hingga UG) bernama Akademi PBB (Akademi Upendra Nath), sebuah lembaga semi residensial nirlaba yang didedikasikan untuk Bodofa Upendra Nath Brahma beroperasi di Assam untuk siswa pendidikan menengah Bodo.
Merupakan impian Bodofa untuk memimpin komunitas Bodo menuju portal komunitas dunia yang berprestasi di mana tidak ada batasan dan prasangka sosial, dan dengan demikian meninggalkan warisan yang terus menginspirasi banyak orang mengenai cita-citanya.
Misi Bodofa U.N Brahma Super 50
Pemerintah. Wilayah Teritorial Bodoland untuk menghormati Bodofa UN Brahma telah memprakarsai program unggulan bagi calon Teknik, Medis dan Pegawai Negeri Sipil dari wilayah Bodoland, sebagai 'Misi Super 50 Bodofa U. NBrahma'. Proyek ini akan menyediakan pelatihan & pendampingan perumahan gratis untuk 50 calon Nos masing-masing di bidang Teknik (B.E/B.Tech), Medis (M.B.B.S) dan Pegawai Negeri Sipil (UPSC & APSC)