Pendidikan Islam: Cara Mendidik Anak Saleh, Smart dan Pekerja Keras

A. Fatih Syuhud
4
Free sample

Pendidikan berkualitas bagi anak muslim sejak dini adalah kunci keberhasilan pendidikan anak muslim dan jaminan menuju generasi muda bangsa yang berkualitas, agamis, sehat, cerdas dan pekerja keras. Kegagalan dalam pendidikan muslim anak sejak dini adalah musibah bagi anak didik itu sendiri, orang tua, lingkungan, agama dan bangsa.

Kesuksesan orang tua terletak pada kesuksesannya dalam mendidik anak dan mengantarnya menyongsong masa depan yang cerah penuh harapan.
Read more

About the author

A. Fatih Syuhud adalah penulis masalah Islam, pendidikan, pesantren dan politik. Tulisan opininya pernah dimuat di hampir seluruh media cetak nasional dan daerah seperti Kompas, Republika, Media Indonesia, Jawa Pos, Pikiran Rakyat, Bali Post, Duta Masyarakat, Riau Post, dan lain-lain.

Selain sebagai penulis, ia juga pengasuh Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang dan pembina konsultasi agama online.

Read more
4.0
4 total
Loading...

Additional Information

Publisher
A. Fatih Syuhud
Read more
Published on
Feb 1, 2011
Read more
Pages
201
Read more
Read more
Best For
Read more
Language
Indonesian
Read more
Genres
Education / Non-Formal Education
Education / Teaching Methods & Materials / Social Science
Religion / Islam / General
Social Science / Islamic Studies
Read more
Content Protection
This content is DRM protected.
Read more

Reading information

Smartphones and Tablets

Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.

Laptops and Computers

You can read books purchased on Google Play using your computer's web browser.

eReaders and other devices

To read on e-ink devices like the Sony eReader or Barnes & Noble Nook, you'll need to download a file and transfer it to your device. Please follow the detailed Help center instructions to transfer the files to supported eReaders.
"Karya salah satu otoritas paling terkemuka tentang perpolitikan Muslim global. Menyajikan analisis provokatif tentang hubungan Muslim-Barat sejak munculnya Islam."
-John L. Esposito, Penulis Masa Depan Islam dan Saatnya Muslim Bicara

"Setelah Peristiwa 11 September, diskusi tentang Islam biasanya terasa steril. Itulah sebabnya pemikiran cermat dan peka dari Graham Fuller ini amat dibutuhkan."
-Akbar S. Ahmed, Ibn Khaldun Chair of Islamic Studies, American University, Washington, D.C.


Sinopsis

Seperti apakah dunia tanpa Islam? Apakah dunia akan lebih damai dan menjadi tempat yang lebih baik? Umumnya orang di Barat akan menjawab: Tentu. Tanpa Islam, pasti tidak terjadi Perang Salib, konflik Israel-Palestina, aksi bom bunuh diri, dan Peristiwa 11 September. Bukankah Islam sumber dari semua tragedi itu?

Graham Fuller menawarkan sebuah eksperimen berpikir untuk menguji pandangan itu. Dengan analisis historis yang serius, dia menyusun sebuah skenario alternatif seandainya Islam tidak pernah ada dan memengaruhi jalannya sejarah. Kesimpulan-kesimpulannya di luar dugaan:
- Tanpa Perang Salib, Barat tetap akan menyerbu Timur Tengah karena nafsu imperialisnya.
- Gereja Ortodoks akan mendominasi Timur Tengah dan mungkin sampai hari ini tetap berkonflik dengan Gereja Roma dan Dunia Barat.
- India tidak akan sekaya sekarang tanpa warisan budaya Islam Mughal. Tidak akan ada Taj Mahal.
- Aksi bom bunuh diri akan tetap terjadi, karena bukan Muslim yang pertama kali melakukannya.

Melalui penuturan yang segar, provokatif, sekaligus mencerahkan, Fuller menunjukkan sumber sebenarnya dari konflik yang merobek dunia saat ini.

[Mizan, Mizan Publishing, Agama, Islam, Budaya, Studi, Muslim, Indonesia]

©2018 GoogleSite Terms of ServicePrivacyDevelopersArtistsAbout Google|Location: United StatesLanguage: English (United States)
By purchasing this item, you are transacting with Google Payments and agreeing to the Google Payments Terms of Service and Privacy Notice.