Cowok di Mata Cewek

GagasMedia
5
Free sample

“I thought he was my soulmate…,” aku berbisik lirih. Air mata masih mendera di pipi.

“No. Your soulmate wouldn’t mistreat you just like what he did to you.” Nay menyanggah dengan tegas. Sikap girlpower-nya muncul.

Lalu, “Sekarang semua soal pilihan, Dyt. Lo udah tau bahwa lo punya pilihan, gue udah meyakinkan lo. Tinggal lo yang memilih. Kalo lo tetap pengecut, gue juga ga bisa membantu lo….”


Bukan hanya perkara soulmate yang menjadi misteri makhluk bernama cowok. Sebelas cerita pendek dari First Reader Team GagasMedia ini menyajikan jawaban-jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang diam-diam terselip di benak para cewek. Apakah cowok bisa jadi sahabat? Apakah cowok punya kemampuan berkomitmen? Kenapa cowok begitu buta akan perhatian yang dicurahkan orang lain padanya?

Cowok di Mata Cewek bukan sekadar kumpulan cerita. Inilah pengakuan jujur yang cewek-cewek harus baca dan cowok-cowok harus sadari.


-GagasMedia-

Read more
Collapse
3.4
5 total
Loading...

Additional Information

Publisher
GagasMedia
Read more
Collapse
Published on
May 1, 2007
Read more
Collapse
Pages
244
Read more
Collapse
ISBN
9789797801281
Read more
Collapse
Read more
Collapse
Best For
Read more
Collapse
Language
Indonesian
Read more
Collapse
Genres
Fiction / Romance / General
Juvenile Fiction / Love & Romance
Read more
Collapse
Content Protection
This content is DRM protected.
Read more
Collapse

Reading information

Smartphones and Tablets

Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.

Laptops and Computers

You can read books purchased on Google Play using your computer's web browser.

eReaders and other devices

To read on e-ink devices like the Sony eReader or Barnes & Noble Nook, you'll need to download a file and transfer it to your device. Please follow the detailed Help center instructions to transfer the files to supported eReaders.
Entah ini kutukan atau anugerah, ada banyak laki-laki tampan di kantorku. Bos besarku masih menawan di usianya yang sudah enam puluhan, namun tentu saja dia bukan pilihan potensial. Aku mencari kekasih, bukan ayah angkat. Lalu Pak Freddy, laki-laki paling tampan di kantor. Dia punya senyum maut yang sayangnya hanya diperuntukkan istrinya. Masih ada pria yang tidak kalah tampan di divisiku lho, dan mereka lajang! Hore…? Tidak juga. Putra lebih muda dariku, dan menjalin cinta dengan berondong tidak ada di daftarku. Sandro lebih tua, tapi aku tak menemukan ada aliran listrik yang tiba-tiba menyambar saat kami berdekatan. Tidak ada ribuan kupu-kupu yang tiba-tiba membentuk koloni, bersarang, dan mendadak mengepak bersamaan di perutku. Lalu Pak Andra, Bos baru di kantorku yang memiliki bokong terindah di dunia. Ya, dia potensial. Tampan dan pintar, dua keunggulan yang hanya dimiliki satu dari seribu laki-laki di dunia. Barangkali masalahnya ada pada diriku. Aku jelas bukan calon potensial baginya. Aku tidak memiliki apa yang diharapkan olehnya, atau lelaki lainnya di dunia ini. You know what I mean—sesuatu yang besar di bagian tubuhmu. Tapi yang jadi masalah, seharusnya sejak awal aku tidak jatuh cinta pada laki-laki yang tidak mempercayai komitmen seperti dia. Kebingunganku semakin berlimpah-ruah, ketika suatu pagi aku terbangun di sebuah ranjang dan mendapati sosoknya berada di sampingku. Semenjak itu pikiranku kian terusik. Apa yang sudah kulakukan dengan bosku? Atau, tepatnya, apa yang telah bosku lakukan kepadaku?
©2019 GoogleSite Terms of ServicePrivacyDevelopersArtistsAbout Google|Location: United StatesLanguage: English (United States)
By purchasing this item, you are transacting with Google Payments and agreeing to the Google Payments Terms of Service and Privacy Notice.