Lorong Waktu

TransMedia
6
Free sample

Waktu 24 jam dalam sehari tidak akan pernah cukup, khususnya bagi mereka yang memiliki banyak kesibukan. Buku ini mengajak kita untuk dapat mengolah waktu dengan tepat. Tidak hanya 24 jam, kita dapat memiliki waktu 100 jam dalam sehari. Kuncinya adalah konsistensi dan mengatur waktu sesuai dengan kebutuhan. Jurus mengatur waktu pada buku ini tidak hanya disampaikan melalui teori. Tapi, banyak cerita dan contoh jadwal kegiatan yang dapat kamu praktikkan.


-TransMedia Pustaka-

Read more
Collapse
5.0
6 total
Loading...

Additional Information

Publisher
TransMedia
Read more
Collapse
Published on
Aug 1, 2014
Read more
Collapse
Pages
210
Read more
Collapse
ISBN
9789797992804
Read more
Collapse
Read more
Collapse
Best For
Read more
Collapse
Language
Indonesian
Read more
Collapse
Genres
Psychology / Social Psychology
Read more
Collapse
Content Protection
This content is DRM protected.
Read more
Collapse

Reading information

Smartphones and Tablets

Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.

Laptops and Computers

You can read books purchased on Google Play using your computer's web browser.

eReaders and other devices

To read on e-ink devices like the Sony eReader or Barnes & Noble Nook, you'll need to download a file and transfer it to your device. Please follow the detailed Help center instructions to transfer the files to supported eReaders.
Disadari atau tidak, kita sering sibuk untuk saling membaca pikiran satu sama lain. Apalagi sampai menerka maksud tindakan dari orang yang kita temui. Ya, itulah manusia. Sudah jadi hukum alamnya begitu. Tinggal yang perlu dipahami adalah ketika kita sudah mampu mengenal seseorang dari bahasa tubuhnya, bukan berarti kita bisa menilai ia dengan seenaknya. Apalagi sampai menghakiminya. Karena sebenarnya, kita bisa saja tahu perasaan dia saat berinteraksi, tapi tidak akan pernah tahu alasan dan perjalanan bagaimana ia bisa merasakan itu. Melihat sesuatu, bukan berarti juga kita dapat mengerti segala sesuatu. 

Intinya, dengan mengerti orang lain, kita dapat berinteraksi dan bertindak secara bijak. Hal inilah yang sebenarnya perlu ditekankan saat kita mempelajari bahasa tubuh. Karena, bahasa tubuh adalah komunikasi dua arah dan bagaimana kita bisa mengenal orang lain dari perilaku yang disampaikannya melalui pesan-pesan visual. Satu hal yang paling penting, bagaimana kita bisa melakukan pengamatan terhadap diri sendiri dan mampu bertindak lebih bijak atas apa yang kita amati.

Terus, seberapa penting sih, mempelajari bahasa tubuh? Jawabannya, penting. Terutama, dalam bidang pekerjaan, menganalisa kinerja, mengetahui kesetiaan, dan mengetahui apakah seseorang yang kita ajak kerja sama, mampu atau tidak. Dalam hal khusus, memahami bahasa tubuh juga bermanfaat untuk memecahkan beberapa kasus-kasus forensik atau menemukan “rahasia” di balik pikiran orang lain, yakni melalui “kebocoran” yang tidak sengaja ditunjukkannya.

Buku ini memuat teori dan sampel perilaku yang bisa langsung kita praktikkan. Pastinya tidak asal teori dan praktik. Tapi, didasari ilmu psikologi, komunikasi, observasi, dan juga beberapa percobaan sederhana. Ketika kita sudah mampu membaca bahasa tubuh, kita akan memiliki kekuatan untuk menggali diri sendiri, orang lain, dan juga memperkuat interaksi kita dengan siapa pun yang akan kita temui nantinya. Entah itu, karyawan, rekan kerja, calon klien, calon istri, bahkan pacar.


Sebuah buku psikologi karya @daudantonius & Tim @PsikologID persembahan dari penerbit Loveable


#BulanMencekamLoveable
#BulanMencekam2017

©2019 GoogleSite Terms of ServicePrivacyDevelopersArtistsAbout Google|Location: United StatesLanguage: English (United States)
By purchasing this item, you are transacting with Google Payments and agreeing to the Google Payments Terms of Service and Privacy Notice.