dr. Michael Tanaka, SpJP lahir di Surabaya dan menempuh pendidikan dokter umum di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya. Setelah lulus, dr. Michael berkesempatan bekerja sebagai dokter pegawai tidak tetap di Kabupate Belu, Nusa Tenggara Timur pada tahun 20102011. Pada tahun 2012 dr. Michael melanjutkan studinya pada Program Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah di Universitas Padjadjaran, Bandung dan mendapatkan gelar Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah pada tahun 2016. dr. Michael telah mengikuti berbagai workshop dan course, di antaranya adalah Integrated Implanter Crash Program yang menjadikannya seorang certified single chamber pacemaker implanter pada tahun 2018. Dr. Michael juga mengikuti Basic Interventional Course PIKI pada tahun 2021. Karya tulisnya pernah mendapat first winner Young Investigator Award pada Scientific Meeting of the Indonesian Society of Hypertension tahun 2017 yang juga mendapat penghargaan pada Asia Pacific Congress of Hypertension di Singapura pada tahun yang sama. Dr. Michael aktif dalam organisasi PERKI Banten dan juga menjadi penulis dan editor pada buku seri PERKI Banten sebelumnya. Buku ini merupakan buku ketiga yang ditulis bersama PERKI Banten setelah buku Tatalaksana Penderita Pasca Gagal Jantung di Fasilitas Kesehatan Primer (2018) dan Manifestasi Kardiovaskular pada COVID-19: Merajut Harapan di Tengah Pandemi (2021). Saat ini dr. Michael bekerja di Siloam Hospital Lippo Village Karawaci dan Bethsaida Hospital Gading Serpong. Selain sebagai klinisi, dr. Michael merupakan dosen pada Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan, Tangerang.
dr. Indah Sukmawati, SpJP, FIHA adalah seorang Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Siloam Hospitals Lippo Village sebagai koordinator Klinik Gagal Jantung serta bekerja sebagai staf pengajar di Universitas Pelita Harapan. Gelar dokter umum didapatkan pada tahun 2008 dan brevet sebagai Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah pada tahun 2016 dari Universitas Airlangga, Surabaya. Sejak April 2022 sampai penerbitan buku ini, dr. Indah tengah menjalani Interventional Cardiology Fellowship di National University Heart Centre Singapore. Sebelumnya, beliau juga telah mengikuti berbagai pelatihan seperti Cardiovascular CTA Course di Surabaya tahun 2016, Basic Course of Percutaneous Coronary Intervention di Semarang tahun 2017 dan Integrated Implanter Crash Program (I2CP) for Single Chamber Pacemaker Implantation di Jakarta tahun 2017 serta Manuscript Writing and Publication Workshop di Jakarta tahun 2017. Beliau juga berkesempatan menjalani Interventional Cardiology Observership di Cleveland Clinic, Ohio, Amerika Serikat pada tahun 2017. Pada akhir tahun 2018, dr. Indah mendapat kesempatan untuk mengikuti Heart Failure Program Observational Attachment di National Heart Center Singapore. Pada tahun 2021 terpilih menjadi salah satu peserta inaugural class JACC: Case Reports Mentoring Program dan aktif berperan sebagai peer reviewer dan aktif terlibat sebagai Social Media Consultants untuk JACC: Case Reports, BMJ: Case Reports dan telah tersertifikasi sebagai peer reviewer oleh Publons Academy. Selain bekerja sebagai seorang klinisi dan akademisi, dr. Indah juga aktif terlibat dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh organisasi profesi termasuk sebagai editor dan koordinator penerbitan Buku Perki Banten Seri Kardiologi bagi Dokter Umum sejak tahun 2018-2021 dan sebagai penulis buku Manajemen Pasien dengan Antikoagulan: Pedoman Praktis Bagi Dokter Yankes Primer (2019) dan buku Paradigma Baru Tatalaksana Gagal Jantung (2021).