Malthus juga membedakan dua jenis kendali terhadap pertumbuhan penduduk: “positive checks” dan “preventive checks.” Positive checks adalah faktor-faktor yang meningkatkan angka kematian seperti bencana, kelaparan, dan wabah penyakit. Sementara itu, preventive checks mencakup tindakan manusia untuk menunda atau membatasi kelahiran, misalnya melalui penundaan pernikahan atau pengendalian moral. Ia menilai bahwa hanya melalui pengendalian moral dan perencanaan yang bijak, masyarakat dapat menghindari penderitaan akibat kelebihan penduduk.
Gagasan Malthus ini memiliki pengaruh besar terhadap pemikiran ekonomi dan sosial pada masa berikutnya. Meskipun banyak dikritik karena dianggap terlalu pesimistis dan tidak memperhitungkan kemajuan teknologi pertanian, teorinya membuka diskusi penting mengenai keterbatasan sumber daya dan dampaknya terhadap kesejahteraan manusia. Buku ini menjadi dasar bagi studi-studi demografi modern dan memberikan landasan bagi teori-teori ekonomi tentang pertumbuhan penduduk dan pembangunan berkelanjutan.