Buku ini menyajikan bagaimana orang-orang Palestina mengalami penderitaan dan unhomely yang tergambar dalam setiap peristiwa yang dijelaskan Mah}mu>d Darwi>sy dalam karyanya berupa puisi prosa Z|a>kirah Li al-Nisya>n. Kondisi unhomely merupakan kondisi ketidaknyamanan yang dialami seseorang bahkan ketika berada di rumah sendiri, kondisi ketidaknyamanan ini berasal dari dalam diri sendiri. Kondisi unhomely bukan terjadi sebab tunawisma, melainkan karena penggusuran sosial atau budaya yang terpecah-belah sekaligus disorientasi. Alih-alih penggusuran paksa, unhomely mengacu pada efek sosial dari perpindahan sejarah dan budaya.
Muhamad Ulil Absor, S.Hum., M.A. lahir di Pemalang pada tanggal 13 Juni 1995. Saat ini penulis tinggal di Desa Tasikrejo, Ulujami, Pemalang, Jawa Tengah. Pendidikan tinggi ditempuh mulai dari S1 Jurusan Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (lulus 2018), kemudian melanjutkan ke Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jurusan Kajian Islam, Konsentrasi Bahasa dan Sastra Arab (lulus 2023). Sebelumnya penulis mengenyam pendidikan di SD 03 Tasikrejo, Ulujami, Pemalang, SMP 04 Ulujami, dan MASS Tebuireng Jombang sekaligus sebagai santri Ponpes Tebuireng Jombang, Jawa Timur selama tiga tahun. Selain itu, penulis juga merupakan Awardee LPDP Santri ketika menempuh S2 di Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Penulis pernah bekerja di beberapa lembaga atau instansi seperti sebagai Volunteer ASEAN Para Games 2022 di Solo bagian akreditasi; Volunteer ASIAN Games 2018 di Jakarta bagian IT; Volunteer ASIAN Para Games 2018 di Jakarta bagian Athlete Para Village; Mengajar Bahasa Arab dan Qur’an di Yayasan Ar-Ridah Al-Salam; Mengajar di MTs Jam’iyatul Khair sebagai Guru Kitab Kuning pada 2021; Mengajar Privat Bahasa Arab di lembaga kursus bahasa Arab pada 2019; dan bekerja di LAZNAS Dewan Dakwah Indonesia bagian foreign affair sebagai koordinator program pada 2019. Jalin kerja sama dengan penulis via surel ulilmuhamad@gmail.com.