The Story in A Cup of Tea

TransMedia
4
Free sample

The Story in A Cup of Tea mengajak Anda mengenal teh lebih dalam lewat cerita Ratna Somantri tentang macam-macam teh, budaya teh yang beragam, cara menyajikan teh yang baik dan benar, apa saja yang terkandung dalam secangkir teh hingga bagaimana berkreasi membuat makanan dan minuman dari teh. Satu kisah tentang Teh Indonesia juga dituliskan dalam satu bab khusus untuk membuat Anda semakin mengenal teh dari negeri kita sendiri.



-TransMedia Pustaka-


#MerayakanKartiniTransMedia
#PromoEbookHariKartini

Read more
5.0
4 total
Loading...

Additional Information

Publisher
TransMedia
Read more
Published on
May 1, 2014
Read more
Pages
158
Read more
ISBN
9789797992781
Read more
Read more
Best For
Read more
Language
Indonesian
Read more
Genres
Cooking / Beverages / Coffee & Tea
Cooking / Health & Healing / General
Read more
Content Protection
This content is DRM protected.
Read more

Reading information

Smartphones and Tablets

Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.

Laptops and Computers

You can read books purchased on Google Play using your computer's web browser.

eReaders and other devices

To read on e-ink devices like the Sony eReader or Barnes & Noble Nook, you'll need to download a file and transfer it to your device. Please follow the detailed Help center instructions to transfer the files to supported eReaders.
Menjadi sehat adalah impian semua orang. Makanan yang selama ini kita pikir sehat ternyata belum tentu 'sehat' bagi tubuh kita. Apalagi dengan menjamurnya makanan dan minuman proses atau kemasan, fast food, serta makanan serba goreng yang mudah didapatkan di mana-mana.

Rasanya yang enak dan gurih di lidah membuat siapa pun menyukainya. Namun, tahukah jika di dalamnya mengandung banyak zat jahat bagi tubuh. Mulai dari MSG, pengawet, lemak jahat, gula, dan masih banyak lagi. Dan zat-zat jahat tersebut tertimbun di dalam tubuh dalam kurun waktu yang lama akan menimbulkan berbagai macam penyakit seperti hipertensi, jantung, diabetes, obesitas, hingga kanker.

Lalu, bagaimana agar tubuh kita kembali bersih dari zat-zat jahat akibat
konsumsi makanan tidak sehat itu?

Ubahlah pola makan Anda!

Biasakan makan makanan sehat yang dimasak dengan cara sehat dan diimbangi olahraga teratur. Beralihlah ke konsep Eating Clean. Di mana makanan kembali ke bentuknya yang paling alami. Mahal? Tidak.
Kita bisa menggunakan sayuran dan lauk yang ada di tukang sayur, tidak perlu menggunakan produk impor. Susah? Tidak. Kita bisa memasaknya dengan sederhana tanpa perlu keahlian khusus atau pun cara-cara yang ribet. Pastinya menyenangkan karena Eating Clean bisa diterapkan bersama keluarga, pasangan, atau teman. Kuncinya hanya satu, DISIPLIN.

Dan, Inge Tumiwa-Bachrens sudah menerapkan pola makan ini selama 5 tahun terakhir. Terbukti penyakit-penyakit yang menyerang dirinya dan keluarga tidak lagi menghantui.

Yuk, ikuti 20 langkah sukses Inge Tumiwa-Bachrens menjalankan Eating Clean sehari-hari.

Berani mencoba?


-KawanPustaka-

#PromoHariKartiniKawanPustaka2018

©2018 GoogleSite Terms of ServicePrivacyDevelopersArtistsAbout Google|Location: United StatesLanguage: English (United States)
By purchasing this item, you are transacting with Google Payments and agreeing to the Google Payments Terms of Service and Privacy Notice.