Batas akan tetap menjadi batas, saat tak ada yang benar-benar berani menyeberanginya.
Seperti halnya kita menamai utara sebagai utara, karena tak ada yang pernah bertanya kenapa.

Jarak akan tetap menjadi jarak, saat tak ada yang memulai langkah untuk menyudahinya.
Kita hanya menduga-duga, sebelah langit mana yang berwarna lebih merah.

Dan, perjalanan hanya akan menjadi perjalanan, saat tak ada yang sudi menceritakan kisah yang menyertanya.
Maka, temuilah, lewati batas, tuntaskan jarak.
Ceritakan—setidaknya kepada diri sendiri, tentang jawaban yang kita temui.

***
Inilah kisah perjalanan yang akan membuat kita kembali kepada sesuatu yang paling dekat, sejauh apa pun kita melangkah pergi.
Sebuah perjalanan ‘ziarah’; mengunjungi diri sendiri.

-GagasMedia-

Read more

Reviews

3.8
22 total
Loading...

Additional Information

Publisher
GagasMedia
Read more
Published on
Dec 1, 2013
Read more
Pages
392
Read more
ISBN
9789797806910
Read more
Read more
Best For
Read more
Language
Indonesian
Read more
Genres
Travel / Essays & Travelogues
Read more
Content Protection
This content is DRM protected.
Read more

Reading information

Smartphones and Tablets

Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.

Laptops and Computers

You can read books purchased on Google Play using your computer's web browser.

eReaders and other devices

To read on e-ink devices like the Sony eReader or Barnes & Noble Nook, you'll need to download a file and transfer it to your device. Please follow the detailed Help center instructions to transfer the files to supported eReaders.
Ainun Chomsun
"Hati-hati, dia janda, lho," suatu saat saya mendengar ada yang bergunjing di dalam kendaraan umum. Meski saya tak kenal dan saya tahu bukan saya objek pembicaraan mereka, tak tahan saya nyeletuk, "Bu, kenapa harus hati-hati sama janda? Hati-hati tuh sama teroris!" ~ Budiana Indrastuti.

Sahabat saya bertanya, "Kok elu berani, sih Mi? Jadi freelancer 'kan berat. Jadi single parent juga. Nah, elu jalanin dua-duanya, freelancer/single parent? Nekat!" Memang nekat. Tapi sumpah, saya tidak pernah berencana menjadi freelancer/single parent! ~ Mia Amalia.

Ingin kubisikkan keterus-terangan ini kepadanya: Hidup ini memang tidak mudah, Nak. Tapi apakah pantas dia mengetahuinya sedini itu? Bukankah hidup jadi terasa tidak mudah karena aku sendiri harus bergelut dengan persoalan-persoalanku sebagai orang dewasa? ~ Rani Rachmani Moediarta.

Semua pasangan yang menikah tentu menginginkan kebahagiaan sampai akhir. Namun ada kalanya pernikahan mesti berakhir di tengah jalan dan menjadi ibu tunggal pun tak terelakkan.

The Single Moms adalah kisah empat wanita penulis dalam menjalani hidup sebagai ibu tunggal. Bagaimana kesalnya mereka menghadapi stereotipe di masyarakat tentang status janda dan anak broken home, betapa mereka harus pintar-pintar mengatur keuangan, berakrobat dalam membagi waktu untuk anak sambil tetap mengaktualisasikan diri, serta berbesar hati mendidik anak tanpa pasangan tapi direcoki banyak orang.

Jadi ibu tunggal memang tak mudah; ada banyak tantangan, tekanan, dan pengorbanan. Tapi kegembiraan dan kepuasan saat tanggung jawab istimewa ini berhasil ditunaikan adalah imbalan yang setimpal. The Single Moms merangkum momen-momen yang inspiratif, menyenangkan, dan mengharukan saat keempat ibu tunggal ini meraih happy ending versi mereka sendiri.

Menjadi single parent tidak selalu sedih dan merana. Justru setiap pencapaian walaupun kecil terasa sangat berarti karena aku kerjakan sendirian. ~ Ainun Chomsun

©2018 GoogleSite Terms of ServicePrivacyDevelopersArtistsAbout Google
By purchasing this item, you are transacting with Google Payments and agreeing to the Google Payments Terms of Service and Privacy Notice.